Program Inovatif Layanan Kesehatan, Posyandu Lanjut Usia

31 Mar 2015
Sungai Lasi - Penduduk usia lanjut yang disingkat dengan LANSIA merupakan bagian masyarakat yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan kita. Siapapun pasti akan mengalami masa fase Lansia tersebut. Data menurut statistik Pusat menunujukan jumlah Lansia pada tahun 2010 sebesar 9,77 % atau sejumlah23,9 juta jiwa dan diperkirakan lagi meningkat pada thn 2020 secara signifikan sebesar 11,4% atau sebanyak 28,8 juta jiwa. Karena semakin tingginya angka harapan hidup masyarakat kita.  Semakin tingginya Tingkat ekonomi masyarakat.
 
Proses menua(aging) adalah suatu keadaan alami yang harus dilalui semua orang dan tidak bisa ditolak. Diiringi dengan perubahan penurunan fisik, psikologis maupun sosial yang saling berintegrasi. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan seperti penyakit yang menyertai Lansia : Gangguan Jantung,Diabetes,Kekurangan Gizi, Kelebihan Gizi, Gangguan Reproduksi, depresi dsb.
Untuk menurunkan permasaalahan kesehatan Lansia tersebut Puskesmas Lasi mempunyai Program inovatif, sesuai dengan SK Ka.DinKes Kab.Agam No.191 Tahun 2012,tgl 11 Juni 2012 ,tentang penetapan Puskesmas dengan Kegiatan Inovatif.
 
Program Inovatif tersebut dengan segala kekuatan yang ada berupa Pelayanan Khusus terhadap Lansia seperti adanya Poliklinik Khusus Lansia, Pos Yandu Lansia dan Penyuluhan Kesehatan terhadap Lansia Yanga ada Di Kelompok2 keagamaan / Majelis Talim.
Disamping pelayanan Kesehatan di Puskesmas terhadap Lansa,di Posyandu Lansia yang berjumlah sebanyak 17 kelompok yang tersebar di 18 jorong yang ada di Kec Canduang, kegiatan nya dilakukan satu bulan sekali dengan pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan konseling sesuai dengan kebutuhan yang dialamai para Lansia.
 
Namun pelayanan kepada Lansia masih sangat terbatas dengan fasilitas seadanya di Puskesmas dan Posyandu. Misalnya Belum ada Tempat Khusus di Jorong masih menumpang, belum ada di Puskesmas  fasilitas (seperti tempat pegangan). 
 
Tangan lansia yang ada di dinding, mulai dari pintu masuk samapai ke Toilet yang sangat berguna mencegah kecelakaan pada Lansia, belum terdapat sarana bermain buat lansia di halaman Puskesmas dan masih rendahnya partisipasi Masyarakat bahwa kalau tidak sakit tidak perlu ke Pasilitas Kesehatan. Pada hal setiap kita sudah memasuki usia lanjut sebaiknya secara teratur memriksakan diri ke Pasilitas Kesehatan.
 
Kami seluruh staff Puskesmas Lasi mohon dukungan program ini dari berbagai Pihak, tanpa dukungan Bapak dan Ibu kami khawatir akan tidak akan berjalan secara maksimal.
 
 
Sumber: www.canduangmediacenter.blogspot.com
Foto: www.canduangmediacenter.blogspot.com
Tags : belum ada tag
KOMENTAR
Rating
Sumatera Barat - Kota Solok
Terkini
Kayuh Wooden Bike : Obat Macet dan Solusi Cegah Po ...
15/08/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Nozzle Digital, Inovasi Pencegahan Kecurangan SPBU
15/08/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Tangan Tuan Takur, Inovasi untuk Mencegah Kematian ...
14/08/2018 :: Kalimantan Selatan - Kab Tanah Bumbu
Charger Ponsel Gratis di Lapangan Monas Persembaha ...
14/08/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Mala'Bi, Aplikasi Online Berbasis Android di Provi ...
13/08/2018 :: Sulawesi Barat - Kab Mamuju Tengah