PDAM Sleman Produksi Air Minum Dalam Kemasan Sendiri

09 Nov 2016

SLEMAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sleman melakukan soft launching air minum dalam kemasan (AMDK) bermerk Daxu.

“Pemilihan nama Daxu sebagai merk air kemasan bukan tanpa alasan. Merk ini merupakan kepanjangan 'Dari Air Kaliurang'. Sumber air yang digunakan memang diambil dari wilayah Kaliurang,” demikian penjelasan Bupati Sleman Sri Purnomo yang melaunching produk baru PDAM tersebut di Kantor PDAM Sleman bersamaan dengan puncak acara bulan bhakti PDAM Sleman, Sabtu (5/11).

Sri Purnomo berharap nama tersebut bisa mendukung branding  Kabupaten Sleman, karena Kaliurang berada di wilayah Sleman. Ke depan pihaknya juga akan mendukung langkah PDAM dalam pemasaran air kemasan tersebut di lingkup Pemkab Sleman.

Direktur PDAM Sleman, Dwi Nurwanta  menambahkan AMDK yang diberi merk Daxu tersebut ditargetkan memproduksi 20 hingga 25 ribu karton pada produksi tahun pertamanya.

“Kami memproduksi empat jenis AMDK yaitu cup, botol ukuran 330ml dan 600 ml, serta galon. Khusus untuk target kami tersebut, untuk produksi kemasan cup dan botol 330 ml yang kami pasarkan dalam karton isi 48 cup, sementara ini untuk lingkungan sendiri,” kata Dwi.

Dwi  menyatakan, untuk pemasaran sendiri rencananya dalam jangka waktu satu hingga dua tahun ke depan masih di lingkup lokal Kabupaten Sleman. Namun, tidak menutup kemungkinan jika permintaan pasar meningkat maka PDAM akan meningkatkan produksi dan melakukan ekspansi keluar wilayah Kabupaten Sleman.

“Kami berharap proses perizinan selesai tahun depan. Sementara kami hanya memproduksi cup dan botol karena kedua produk tersebut potensial di pasarkan di lingkup instansi Pemkab Sleman. Untuk kemasan galon rencananya akan kami produksi tahun depan,” ujar Dwi.

Persaingan kompetitor yang semakin ketat dari brand lain dalam bisnis air mineral tidak menjadi ancaman. Pasalnya, Dwi menilai hadirnya Daxu sebagai brand baru air mineral kemasan di tengah masyarakat merupakan bentuk sinergi pemenuhan kebutuhan air minum yang semakin meningkat sehingga masyarakat secara fleksibel bebas memilih brand air kemasan yang tersedia saat ini.

Namun, sambung Dwi, pihaknya yakin dengan harga, kualitas, dan pelayanan yang kompetitif dan didukung dengan jumlah pelanggan PDAM Sleman yang mencapai 30.547 unit terdiri dari instansi, rumah tangga, kran umum, dan sosial yang tersebar di 16 Kecamatan se-Kabupaten Sleman, produk air kemasan tersebut dapat diterima masyarakat.

“Produk AMDK kami hadir sebagai mitra brand yang sudah ada di pasaran sebagai upaya pemenuhan kebutuhan air minum masyarakat,” kata Dwi.

Dalam acara soft launching tersebut juga diadakan acara jalan santai dan pemberiaan bantuan bibit pohon pada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sleman.  Dwi menambahkan, bantuan bibit pohon tersebut sebagai langkah nyata PDAM Sleman dalam usaha konservasi air di Kabupaten Sleman.

“Kelestarian air di Sleman perlu dijaga karena Sleman adalah daerah resapan yang menjadi penyangga air bagi wilayah Kota Yogyakarta,” Dwi mengakhiri.

 

Sumber: infopublik.id

Tags : belum ada tag
KOMENTAR
Rating
Di Yogyakarta - Kab Sleman
Terkini
Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Borong Tiga Medali ...
23/04/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Hadir di Sidang ASGP, Sekjen DPR RI Pamer Inovasi ...
22/04/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Kemenhub dan ITS Proyeksikan 200 Kapal Terbuat dar ...
18/04/2019 :: Jawa Timur - Kota Surabaya
Kabupaten Sinjai Sabet Penghargaan Daerah Inovasi ...
16/04/2019 :: Sulawesi Selatan - Kab Sinjai
Inovasi Kementerian PANRB Dapat Pujian Peserta Sid ...
15/04/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat