SPLU Sebagai Inovasi Dalam Menjawab Tantangan Masa Depan

12 Jul 2018

 

Indonesiaberinovasi.com, JAKARTA - Meski masih jauh di depan, namun perlahan tapi pasti sejumlah kendaraan listrik di Indonesia telah diproduksi. Walaupun mayoritas masih merupakan purwarupa, kendaraan-kendaraan listrik itu cukup membangun wacana, bahwa anak bangsa mampu memproduksi kendaraan listrik sendiri.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyambut baik upaya mempopulerkan kendaraan listrik. Caranya lewat sebuah inovasi, yakni penyediaan Stasiun Pengisian Listrik Umum atau SPLU. Sama halnya dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), SPLU nantinya juga digunakan untuk segala bentuk kendaraan listrik. Baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Hal ini sudah dipersiapkan PLN sejak lama, menjawab tantangan masa depan," ujar I Made Suprateka, Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I. Sejatinya SPLU yang tersedia untuk dimanfaatkan oleh pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) atau pedagang kaki lima (PKL). Kemudian teknologi ditingkatkan, sehingga dapat mengisi daya kendaraan listrik. 

Made menjelaskan, saat ini di Indonesia telah ada 875 SPLU. Ratusan SPLU itu tersebar di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Bangka Belitung, Riau dan Kepulauan Riau, Muara Bungo, Bengkulu Lampung, Manado, Gorontalo, Palu, Kotamobagu, Yogyakarta, Bali, Makassar dan tempat lain.

Di Jakarta sendiri sudah ada sekitar 542 SPLU. Target hingga akhir tahun jumlahnya mencapai 1.000 SPLU. Untuk menemukan dimana saja lokasi SPLU tersebut berada, masyarakat bisa melakukan pencarian lewat aplikasi peta online, seperti Google Maps dan lainnya, dengan kata kunci 'SPLU PLN'. 

Demi memperluas jangkauan, Made menjelaskan PLN mempertimbangkan permintaan masyarakat, agar SPLU dipasang di lokasi-lokasi yang diharapkan. “Termasuk sebagai Charging Station kendaraan listrik, yang menurut konsumen akan lebih pas diletakkan di tempat parkir,” jelasnya.

Pada dasarnya, ada dua tipe SPLU yang beroperasi saat ini. Yakni tipe hook, yang ada di tiang-tiang listrik milik PLN. Serta tipe standing, berupa bangunan pengisian listrik. SPLU hook menyediakan 2 kWh meter listrik dengan daya 5.500 Volt Ampere, yang mampu ditingkatkan menjadi 11.000 VA.

Sementara untuk standing SPLU, disediakan listrik sebesar 4 kWh meter. Berkat kemampuan ini, SPLU bisa menyuplai daya untuk kendaraan listrik 500-2.500 watt. Pihak PLN juga yakin bisa menjamin ketersediaan listrik dengan kualitas optimal.

Sebab pasokan untuk SPLU nantinya disuplai pembangkit-pembangkit baru, yang merupakan bagian dari program pemerintah mencapai suplai listrik nasional sebesar 35.000 Megawatt. 

Foto  : Istimewa

KOMENTAR
Rating
Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Terkini
Si Terpa Daya Jiwa Solusi Bagi Penderita Gangguan ...
17/02/2019 :: Jawa Tengah - Kab Klaten
Aplikasi SimPADU-PMI Sebagai Pelindung Pekerja Mig ...
16/02/2019 :: Jawa Timur - Kota Surabaya
e-FLPP Permudah Kredit Pemilikan Rumah bagi Masyar ...
15/02/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Aruna, Aplikasi untuk Bantu Nelayan Indonesia Eksp ...
13/02/2019 :: Kalimantan Barat - Kota Pontianak
Simanja, Inovasi untuk Kinerja ASN
13/02/2019 :: Kepulauan Riau - Kota Tanjung Pinang