Mahasiswa Brawijaya Ciptakan Alat Pembungkus dan Pendeteksi Waktu Panen Buah-buahan

08 Aug 2018

 

Indonesiaberinovasi.com, MALANG - Selama ini mahasiswa dicap sebagai agen perubahan. Kehadirannya hendaknya mampu memberi dampak positif bagi masyarakat banyak. Seperti halnya yang dilakukan mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.

Mahasiswa-mahasiswa Unibraw ini memberi manfaat kepada masyarakat atas ilmu yang telah mereka dapat di kampus. Yaitu membuat sebuah inovasi untuk membantu petani di Kediri, Jawa Timur.

Kelompok tani Jambu Biji di Kampung Inggris, Kediri, mendapati panen yang kurang maksimal karena banyaknya buah yang busuk. Busuknya buah-buah tersebut disebabkan oleh serangan hama.

Pasalnya, para petani tadi tidak menggunakan Pestisida. Kelompok tani ini hanya membungkus buah dengan plastik secara manual. Rata - rata petani hanya mampu membungkus ± 1000 buah per orang dalam satu hari.

Faktanya, dengan luas lahan 562,5 meter persegi, serta jumlah pohon produktif sebanyak 522 buah pohon tentu menjadi satu masalah yang tidak ringan. Akhirnya kebanyakan buah yang terserang hama merupakan buah yang belum sempat dibungkus.

Selain itu pengecekan buah yang telah dibungkus juga kerapkali menyulitkan para petani ini. Tak dapat dihindari, akhirnya banyak buah yang dibungkus dalam kondisi terlalu matang, yang kemudian membusuk sebelum dipanen.

Inovasi yang dibawa mahasiswa Unibraw adalah Fast Wrapper and Positioning Marker Fruit Cover atau Faster Frover. Alat ini dibuat untuk memudahkan petani melakukan pembungkusan buah dengan plastik, saat berumur dua minggu.

Alat ini akan mengunci plastik agar kuat dan erat, ketika diaplikasikan pada buah. Sistem penguncian menggunakan kawat pemanas, yang diletakkan di jari telunjuk. Ketika jari telunjuk ditempelkan dengan ibu jari yang telah diberi pengaman, alat tadi akan bekerja memanaskan plastik.

Adapun waktu pemanasan yang diprogram dalam alat ini yaitu 400 ms. Setelah mencapai waktu yang ditentukan, alat akan menghentikan pemanasan dengan sendirinya.

Alat ini dibuat oleh M. Rizka Maulana, Adin Okta Triqadafi, Satrio Wiradinta Riadu Boer, Venny Seftiani dan Firdausi. Para mahasiswa ini berasal dari Fakultas MIPA dan Fakultas Pertanian Unibraw.

Fast Frover mampu mencatat waktu dan lokasi pemasangan plastik ketika pembungkusan yang diinput. Data yang diperoleh akan disimpan di memori. Sehingga data bisa digunakan untuk analisa pada smartphone petani.

Alat buatan lima mahasiswa Unibraw ini juga mampu mendeteksi waktu panen buah. Sehingga petani juga dapat mengetahui jumlah buah yang telah dibungkus. Petani pun dapat memperhitungkan keuntungan yang akan diperoleh nantinya.

 

Foto     : Istimewa

 

Tags : belum ada tag
KOMENTAR
Rating
Jawa Timur - Kab Malang
Terkini
Kayuh Wooden Bike : Obat Macet dan Solusi Cegah Po ...
15/08/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Nozzle Digital, Inovasi Pencegahan Kecurangan SPBU
15/08/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Tangan Tuan Takur, Inovasi untuk Mencegah Kematian ...
14/08/2018 :: Kalimantan Selatan - Kab Tanah Bumbu
Charger Ponsel Gratis di Lapangan Monas Persembaha ...
14/08/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Mala'Bi, Aplikasi Online Berbasis Android di Provi ...
13/08/2018 :: Sulawesi Barat - Kab Mamuju Tengah