Mahasiswa Indonesia Dapat Medali Emas karena Kawinkan Batik dan Serabut Kelapa

26 Sep 2018

Indonesiaberinovasi.com, SOLO - Lagi-lagi aksi mahasiswa Solo dalam melakukan inovasi. Lima mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, sukses meraih Medali Emas di ajang The 6th MIIEx (Macau Innovation and Invention Expo).

Delegasi UNS terdiri dari Ahmad Thabib Mubarok (MIPA-2015), Fajar Julian Santosa (FP-2016), A’isah (FSRD-2015), Finna Aqhninna (FKIP-2016) dan Avina Utari (FEB-2016) mendapatkan special awardi Macau Science Center pertengahan Juli 2018.

Mereka memperoleh special award berupa Medali Emas dari organisasi dunia WIIPA (World Invention Intellectual Property Assosiation). Kompetisi The 6th MIIEx diikuti 162 invention dari berbagai negara di dunia.

Selain itu The 6th MIIEx juga dari segala tingkatan, mulai dari siswa, mahasiswa hingga master. “Indonesia kaya akan sumber daya alamnya. Maka dengan serabut kelapa dan batik khas Indonesia, kita mampu bawa pulang emas dan harumkan nama bangsa Indonesia,” ujar Thabib Mubarok, Selasa awal Juli 2018.

Thabib cs membuat invensi berjudul 'Code-Pro’ Coco-Fiber Diffusober for Interior Product. Dimana produk tersebut didesain dengan kain batik khas Indonesia. Produk itu juga berfungsi sebagai peredam suara, didesain untuk interior dan dipadukan dengan kain batik.

Diperkuat lagi, kain batik yang para mahasiswa ini gunakan sangat diminati dan disukai para pengunjung yang hadir. Bahkan juri juga tertarik akan ciri khas Indonesia ini.

“Persiapan kami untuk event, dari keberangkatan dan pembuatan produk kurang lebih 3 bulan. Ini pertama kali kami mengikuti ajang International. Dapat info ini dari internet dan beberapa teman se-kampus UKM Studi Ilmiah Mahasiswa,” ujarnya.

MIIEx ke-6 ini bekerjasama dengan organisasi-organisasi invention dunia seperti IFIA (Internasional Federation of Inventors Association), HKIA (Hongkong Invention Association, WIIPA (World Invention Intellectual Property Assosiation) dan lainnya.

Berlangsung selama tiga hari, hari pertama MIIEx ke-6 ada dua juri yang menilai setiap invention yang dipamerkan. Selanjutnya hari kedua dan ketiga expo terbuka untuk publik. Serta ada konferensi dari beberapa ahli yang memaparkan inovasinya. 

Foto : Istimewa

KOMENTAR
Rating
Jawa Tengah - Kota Surakarta
Terkini
Makin Mudah Bayar Pajak Kendaraan dengan Samsat J' ...
20/02/2019 :: Jawa Barat - Kota Bandung
Si Terpa Daya Jiwa Solusi Bagi Penderita Gangguan ...
17/02/2019 :: Jawa Tengah - Kab Klaten
Aplikasi SimPADU-PMI Sebagai Pelindung Pekerja Mig ...
16/02/2019 :: Jawa Timur - Kota Surabaya
e-FLPP Permudah Kredit Pemilikan Rumah bagi Masyar ...
15/02/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Aruna, Aplikasi untuk Bantu Nelayan Indonesia Eksp ...
13/02/2019 :: Kalimantan Barat - Kota Pontianak