Antisipasi Gempa, BPPT Punya 8 Inovasi

01 Oct 2018

Jakarta, Indonesiaberinovasi.com - Baru dua hari lalu terdengar kabar adanya gempa bumi bermagnitudo 7,4 skala richter di Donggala , Kota Palu, Sulawesi Tengah. Gempa tersebut juga menyebabkan tsunami yang kerusakan yang parah. Dalam melihat permasalahan tersebut Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah mengembangkan 8 (delapan) inovasi terkait gempa.

Inovasi yang telah dikembangkan diharapkan dapat diterapkan berbagai daerah untuk mengurangi dampak kerusakan akibat gempa. Menurut BPPT, mereka selalu disibukkan dengan penanganan pasca gempa, sedangkan untuk mengantisipasi gempa sangatlah minim. Ada program yang telah dikembangkan oleh BPPT sebagai cara earlier warning system untuk tsunami, yaitu BOUT InaTEWS.

"Upaya tersebut, harus bisa digalang melalui sinergi dengan berbagai K/L, Pemerintah Daerah dan Industri, sehingga produk-produk teknologi yang dihasilkan dapat diproduksi dengan biaya yang rendah, bersifat massal, memenuhi standar kualitas Industri, dan memiliki keberlangsungan serta ketersediaan yang bersifat permanen", berdasarkan paparan Plh Kepala BPPT Wimpie Agoeng Nugroho dari laman detik.com (29/9).

 

Adapun daftar teknologi inovasi yang dikembangkan BPPT untuk mengantipisasi gempa bumi:

1. SIJAGAT, Teknologi Kajian Keandalan Gedung Bertingkat Terhadap Ancaman Gempa Bumi. Teknologi untuk mengukur kemampuan sebuah gedung dalam bertahan dalam gempa serta memberikan rekomendasi/solusi teknis

2. SIKUAT, Teknologi Monitoring Gedung Bertingkat Terhadap Bencana Gempa Bumi. Teknologi monitoring kesehatan gedung.

3. Sistem deteksi dan peringatan dini gempa dan tsunami melalui teknologi maju cable base tsunami meter. 

4. Rumah Komposit Polimer Tahan Gempa, merupakan solusi Teknologi Rumah Tahan Gempa. 

5. Polintek - Anti seismic Poiymer Technology. Teknologi ini ditawarkan mitra BPPT, PT Darta untuk bahan tahan goncangan (anti-seismic)

6. Teknologi Non Structure Rapid Assessment. Teknologi berbasis mobile untuk mengukur kesiapan gedung dalam kemampuan menyelematkan orang didalamnya ketika terjadi gempa

7. Rapid-Timer. Teknologi pemetaan cepat pasca gempa.

8. Biskuit Neo (Biskuit tahan lapar) dan Arsinum (air siap minum)

 

gambar: istimewa

Tags : belum ada tag
KOMENTAR
Rating