Ciptakan Anti-Karat dari Limbah Silika Geotermal Pegunungan Dieng

02 Oct 2018

Indonesiaberinovasi.com, SEMARANG - Kelembaban udara relatif di Indonesia rata-rata 80 hingga 95 persen. Kondisi tersebut mampu mengakibatkan korosi di bahan logam.

Kaca terjadi pengembunan, dan tumbuh berbagai jamur maupun bakteri yang mengakibatkan gangguan dalam penggunaan. Sedangkan pada bambu, akan mengalami pelapukan secara cepat, sehingga menurunkan kekuatan dari bambu tadi.

Berbagai penelitian pun gencar dilakukan, demi mengatasi kerusakan material tersebut. Seperti halnya yang dilakukan tiga mahasiswa Dept. Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (Undip).

Tergabung dalam satu tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), beranggotakan Ari Purnomo, Febio Dalanta dan Adelia Dian Oktaviani, mereka menghasilkan produk bernama Sufoting 5 in 1.

Inovasi Sufoting 5 in 1 ini merupakan penemuan bersifat Anti Air, Anti UV, Anti Karat, Anti Jamur serta Self Cleaning, berbahan dasar limbah Silika Geotermal pegunungan Dieng.

Penemuan itu mampu membuat bambu, besi maupun kaca memiliki sifat anti air, anti jamur, anti-UV, anti korosi dan kemampuan self cleaning. Selain membuat berbagai material lebih tahan lama, material berlapis Sufoting akan selalu terlihat bersih.

“Pelapis saat ini tidak menggunakan teknologi praktis dan efisien. Ditambah lagi cenderung memiliki harga mahal. Belum lagi bahaya racun yang ditimbulkan dari produk pelapis di pasaran seperti cat, vernis dan lain-lain," ucap Ari, Ketua Tim, Rabu (23/5).

Karena itu timnya mengembangkan Sufoting berbahan dasar Silika Geotermal. Dapat meningkatkan umur material bambu, kaca maupun besi hingga tiga kali lebih lama tanpa merubah nilai estetika. Dibanding produk pelapis lain di pasaran.

Kandungan Silika yang tinggi dalam Silika Geotermal membuatnya dipilih sebagai bahan dasar pelapis Sufoting. Selain itu, juga limbah dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Dieng, yang mengganggu proses produksi listrik bila tak dikelola maksimal.

Produk Sufoting tak hanya bisa dipakai untuk melapisi material bambu, kaca maupun besi. Ke depannya bisa untuk melapisi produk sandang. Seperti sepatu, baju dan lainnya, sehingga kita tak perlu khawatir sepatu atau pakaian basah di musim hujan.

Dengan adanya inovasi Sufoting, dapat menghemat biaya perawatan pada berbagai material secara praktis, efisien dan ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah Silika Geotermal yang masih minim pengelolaannya.

"Sehingga akan mengurangi dampak buruk timbunan limbah tersebut. Hal ini jelas akan memberi keuntungan kepada berbagai sektor. Baik itu sektor industri, masyarakat maupun pemerintah," tukas Ari.

Foto : Istimewa

KOMENTAR
Rating
Jawa Tengah - Kota Semarang
Terkini
Gubernur Jatim: Inovasi Pelayanan Publik Harus Ram ...
13/12/2018 :: Jawa Tengah - Kota Semarang
Keren Nih, Parkir Kendaraan di Monas Sekarang Paka ...
10/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Warga Bekasi Bisa Memantau Keberadaan Trans Patrio ...
11/12/2018 :: Jawa Barat - Kota Bekasi
KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada An ...
12/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
LPMUKP Telah Memberi Manfaat 11.613 Wirausaha Kela ...
06/12/2018 :: Jawa Timur - Kota Malang

Inovasi adalah pembeda antara pemimpin dan pengikut.

Steve Jobs (Founder Apple)