Inovasi Limbah Rambut Untuk Menyerap Tumpahan Minyak di Laut

03 Oct 2018

Indonesiaberinovasi.com, AUSTRALIA - Polusi di lautan sama memprihatinkannya dengan di daratan. Seperti dilansir laman dailymail.co.uk, laporan Ellen MacArthur Foundation, akan lebih banyak kandungan plastik daripada ikan di laut pada 2050.

Itu bila bicara polusi kandungan plastik di lautan nan indah dan luas. Belum lagi bicara polusi yang lain, seperti pencemaran minyak dari kapal laut misalnya.

Seorang ilmuwan asal Negeri Kanguru, Rebecca Pagnucco, mahasiswi bergelar Magister di University of Technology Sydney, Australia, menemukan penggunaan limbah rambut untuk menyerap tumpahan minyak yang mencemari laut.

Caranya rambut dimasukkan dalam kain stocking sehingga menyerupai 'sosis besar'. Pagnucco menginformasikan rambut adalah biosorben alami. Menurutnya, rambut terbukti menyerap 3-9 kali beratnya dalam minyak.

Ambil contoh, jika manusia belum keramas maka rambut akan terasa berminyak. "Rambut Anda menjadi berminyak dan berlemak bukan?" tukas Pagnucco. 

Menurutnya, minyak pada dasarnya menempel pada serat rambut. Dengan metode serupa, akan menempel pada minyak lain, seperti minyak mentah.

Pagnucco percaya, penelitiannya bermanfaat dapat membersihkan minyak berbahaya dan membatasi limbah. Penggunaan rambut pun teruji akan lebih murah dan alami untuk membersihkan tumpahan minyak.

"Ketimbang menggunakan produk mahal atau sintetis. Sehingga akan membuat proses pembersihan menjadi lebih efisien dan efektif," jelas Pagnucco.

Lebih lanjut ia katakan, penelitiannya penting karena jika kita melanjutkan perjalanan yang kita jalani, limbah akan terus tumbuh dan itu berdampak pada keseluruhan lingkungan.

Ia menekankan, teorinya perlu menjalani penelitian klinis yang ketat sebelum diimplementasi secara massal. Sebab itu, ia gandeng Sustainable Salons Australia, yang berjanji sumbangkan 95 persen limbah rambut mereka untuk tim Pagnucco.

Foto : Istimewa

KOMENTAR
Rating

Inovasi adalah pembeda antara pemimpin dan pengikut.

Steve Jobs (Founder Apple)