Pemerintah RI dan Australia Jalin Kemitraan Lewat INOVASI

12 Oct 2018

Indonesiaberinovasi.com, KUPANG - Seringkali dua negara bersinergi melalui jalinan kerjasama yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Seperti halnya yang dilakukan Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan AustraliaKedua negara menjalin kemitraan melalui program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI).

Dalam rangka memahami cara-cara meningkatkan hasil pembelajaran siswa di sekolah-sekolah, di berbagai Kabupaten di Indonesia. Terutama dalam hal kemampuan literasi dan numerasi (Kalistum).

Disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Totok Suprayitno, dalam peluncuran 'Program INOVASI untuk Peningkatan Mutu Pendidikan di Sumba, NTT', di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT.

Menurut Totok, Indonesia banyak mengalami kemajuan dalam hal akses Pendidikan Dasar. Dalam 15 tahun terakhir pengeluaran pemerintah RI di Bidang Pendidikan meningkat dua kali lipat, dan pendaftaran siswa di Sekolah Dasar hampir mencapai 100%.

“Meski ada lebih banyak anak memiliki akses mendapat kesempatan bersekolah, hal ini belum menuangkan hasil pembelajaran yang baik," ungkap Totok.

Lanjutnya, berbagai tes yang menguji pengetahuan dan keterampilan siswa dalam hal literasi dan numerasi dasar menunjukan, bahwa kinerja siswa Indonesia masih belum mampu menandingi rekan-rekan mereka dari negara lain.

Program INOVASI sejalan dengan Gerakan Literasi Nasional. Untuk membumikan gerakan ini menurutnya perlu ada kerja sama semua pihak. Seperti guru, orang tua, kepala sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Toto, program INOVASI ini tidak seperti proyek biasa datang dari luar negeri, yang umumnya memberi uang bangunan peralatan yang bersifat teknis. Yang diberikan adalah gagasan, ide, inovasi untuk meningkatkan mutu hasil belajar anak didik.

Bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, INOVASI menjalin kemitraan dengan 12 Kabupaten yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Utara (Kaltara) dan Jawa Timur (Jatim).

Harapannya, di akhir program, para mitra di tingkat Kabupaten dan Provinsi mampu menerapkan dan menyebarluaskan aneka pendekatan efektif dan relevan, dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Seperti yang dikembangkan dan diuji selama program berlangsung.

Sementara Michelle Lowe, Konselor Bidang Pembangunan Manusia, Dept. Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia, Kedutaan Besar Ausralia di Jakarta mengatakan, program INOVASI merupakan kemitraan penting antara Pemerintah RI dan Australia.

"Kerjasama selama ini dilakukan lebih dari 10 tahun, untuk memperkuat sistem pendidikan di Indonesia. Kami percaya kualitas pendidikan sangat penting bagi Indonesia. Berkontribusi langsung terhadap pembangunan manusia dan masyarakat. Serta angkatan kerja yang sehat dan produktif,” ujarnya.

Foto : Istimewa

KOMENTAR
Rating
Nusa Tenggara Timur - Kota Kupang
Terkini
Gubernur Jatim: Inovasi Pelayanan Publik Harus Ram ...
13/12/2018 :: Jawa Tengah - Kota Semarang
Keren Nih, Parkir Kendaraan di Monas Sekarang Paka ...
10/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Warga Bekasi Bisa Memantau Keberadaan Trans Patrio ...
11/12/2018 :: Jawa Barat - Kota Bekasi
KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada An ...
12/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
LPMUKP Telah Memberi Manfaat 11.613 Wirausaha Kela ...
06/12/2018 :: Jawa Timur - Kota Malang

Inovasi adalah pembeda antara pemimpin dan pengikut.

Steve Jobs (Founder Apple)