Lezatnya Getuk Instan Coba Bersaing di Tingkat ASEAN

02 Nov 2018

Indonesiaberinovasi.com, BOGOR - Getuk adalah makanan khas dari Pulau Jawa yang berbahan dasar singkong. Biasa ditemui di pasar tradisonal sebagai jajanan lezat. 

Terkait dengan Getuk, lima mahasiswa ternyata berhasil menciptakan inovasi lain dari Getuk. Ya, Getuk Instan yang diberi nama 'Tukku', panganan tradisional siap saji yang diharapkan siap bersaing di tingkat ASEAN. 

Adalah Indra Purnomo, Dedi Candra, Silvia Indriani, Gabriel Keefe Gazali dan Kevin Adrianus, lima mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menciptakan jajanan tradisional ini menjadi panganan instan.

Melihat jajanan tradisional yang selama ini cenderung tak tahan lama dan tidak menarik proses penyajiannya, Indra dan kawan- kawan memberi sebuah solusi teknologi instanisasi pada Getuk. 

Getuk instan ini butuh proses rehidrasi selama 2-3 menit sebelum disajikan. Dengan sentuhan teknologi, Indra berharap Getuk dapat menjadi salah satu pangan lokal yang dikenal luas masyarakat global.

Tanpa tinggalkan kearifan lokal, Getuk instan ini dikemas dalam kemasan alumunium foil. Di dalamnya terdapat bubuk Getuk instan dan kelapa parut kering sebagai pelengkap. Disamping praktis, kondisi kering membuatnya lebih awet dan tahan lama.

Getuk instan dijual seharga Rp20 ribu untuk kemasan seberat 50 gram. Di dalam Getuk terdapat asupan 261.60 kkal, 52,46 gram karbohidrat, 1,58 protein dan 5,31 gram lekam.

Saat ini Getuk instan telah diproduksi secara komersial dan telah memperoleh omset mencapai Rp1,197 juta dengan profit sekitar 50%. Getuk instan juga berhasil lolos sebagai salah satu peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) Ke-29 di IPB.

Indra mewakili teman-temannya berharap, inovasi ini dapat menjadi percontohan bagi pelaku usaha pangan lokal. Dan dapat berkembang, dengan kerjasama dari investor agar Getuk instan dapat diproduksi massal.

Foto : Istimewa

KOMENTAR
Rating
Jawa Barat - Kota Bogor
Terkini
Gubernur Jatim: Inovasi Pelayanan Publik Harus Ram ...
13/12/2018 :: Jawa Tengah - Kota Semarang
Keren Nih, Parkir Kendaraan di Monas Sekarang Paka ...
10/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Warga Bekasi Bisa Memantau Keberadaan Trans Patrio ...
11/12/2018 :: Jawa Barat - Kota Bekasi
KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada An ...
12/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
LPMUKP Telah Memberi Manfaat 11.613 Wirausaha Kela ...
06/12/2018 :: Jawa Timur - Kota Malang

Inovasi adalah pembeda antara pemimpin dan pengikut.

Steve Jobs (Founder Apple)