Reformasi Birokrasi Menghemat 41,15 Triliun Rupiah

07 Nov 2018

Indonesiaberinovasi.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin trend hari pemerintah diberbagai belahan dunia semakin mengedepankan akuntabilitas dalam pelayanan publik. Salah satu yang mendorong adalah masyarakat.

"Hasrat rakyat sesungguhnya untuk pemerintah adalah adalah bekerja dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat, hadir dan melayani masyarakat," ujar Syafruddin dalam pembukaan The International Public Services (IPS) Forum 2018 di Jakarta, Rabu (07/11).

Hasil dari akuntabilitas dalam pelayanan publik ternyata mampu menghemat mencapai Rp41,15 triliun.Selain itu, indeks dari reformasi birokrasi meningkat dari tahun 2015 sampai 2017. 

Kementerian/lembaga naik dari 65,78 menjadi 71,9 untuk pemerintah provinsi dari 41,61 menjadi 60,47 dan pemerintah kabupaten/kota dari 42,96 menjadi 64,61.

Strategi yang dipakai PANRB untuk meningkatkan reformasi birokrasi di Indonesia salah satunya adalah one agency - one innovation.

Adanya strategi tersebut sampai tahun 2018 sudah lebih dari 2.824 inovasi yang telah dihadirkan, hal ini menunjukan komitmen yang kuat dari pemerintah pusat hingga daerah untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik.

"Dunia internasional mengapresiasi best practice pelayanan publik di Indonesia, yang puncaknya diraih pada tahun 2018, menjadi juara 1 UNPSA - melalui inovasi sistem adat untuk pengendalian malaria dari Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat.  Keseluruhan ini, ditujukan untuk membangun platform pelayanan yang mengutamakan inovasi, transparansi, akuntabilitas, integritas, kolaborasi dan ketercukupan dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan sektor swasta,” lanjut Syafruddin.

IPS Forum tahun 2018 ini dengan tema Expanding and Improving Service Delivery through Collaborative Action, sebagai inspirasi bahwa membangun negara membutuhkan sinergi harmonis antara masyarakat, swasta dan pemerintah untuk peningkatan kualitas pelayanan publik.

Hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wamenlu Abdurrahman Mohammad Fachir sejumlah Gubernur, Bupati, Walikota serta pejabat lain.

Tags : belum ada tag
KOMENTAR
Rating
Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Terkini
Gubernur Jatim: Inovasi Pelayanan Publik Harus Ram ...
13/12/2018 :: Jawa Tengah - Kota Semarang
Keren Nih, Parkir Kendaraan di Monas Sekarang Paka ...
10/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Warga Bekasi Bisa Memantau Keberadaan Trans Patrio ...
11/12/2018 :: Jawa Barat - Kota Bekasi
KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada An ...
12/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
LPMUKP Telah Memberi Manfaat 11.613 Wirausaha Kela ...
06/12/2018 :: Jawa Timur - Kota Malang

Inovasi adalah pembeda antara pemimpin dan pengikut.

Steve Jobs (Founder Apple)