Ayo Sensor, Aplikasi Inovatif Penangkal Konten Porno

14 Nov 2018

Indonesiaberinovasi.com, BOGOR - Semakin banyak kasus pelecehan seksual pada perempuan dan anak yang terungkap, lantaran berawal dari mengkonsumsi konten pornografi yang ada di internet.

Didasari hal tersebut, tiga mahasiswa Ilmu Komputer IPB berhasil menciptakan sebuah aplikasi sensor porno di internet, dengan basis gambar dan teks.

Aplikasi yang dinamai Integrated Porn Autocensor (IPA) ini diciptakan Ilham Setyabudi, Yuandri Trisaputra dan Gusti Bimo Marlawanto yang tergabung dalam satu kelompok Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). 

Proses pembuatan aplikasi ini memakan waktu sekitar tiga bulan, dengan dana pengembangan Rp7,5 juta. Ilham, Ketua Kelompok mengatakan, aplikasi ini beda dengan milik Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menyensor website. 

"Aplikasi ini akan menyensor semua konten porno yang berupa gambar dan teks. Baik dari website terkenal maupun website porno yang masih baru," ujarnya.

Aplikasi IPA dari Ayosensor.in ini dapat diunduh secara gratis melalui Google Chrome, Mozilla Firefox, maupun Opera. Setelah extension atau add-ons IPA terpasang, browser otomatis menyensor website yang punya konten porno berupa gambar dan teks.

Nantinya, teks porno akan berubah menjadi teks bintang. Kemudian gambar yang mengandung konten porno akan berubah menjadi gambar kartun anak-anak atau animasi mengaji. 

Pada tahap ujicoba ke 10 situs porno, aplikasi ini berhasil 82% menyensor gambar porno dan efektif menyensor 79% kata-kata porno. Walaupun masih belum sempurna 100%, aplikasi ini terus akan disempurnakan.

Di antaranya dengan menambah database bahasa dan penyempurnaan penanda gambar porno. Saat ini baru ada 199 kata dari Bahasa Inggris, Indonesia, dan Jawa. Baik formal maupun gaul, yang termasuk kategori porno yang telah dikumpulkan.

Hingga kini aplikasi tersebut telah diunduh sekitar 3.380 pengguna di Google Chrome. Meskipun masih ada sedikit kelemahan pada aplikasi ini. 

Salah satunya adalah aplikasi ini masih belum bisa digunakan di platform berbasis android, yang sekarang justru digunakan banyak orang, mulai dari anak-anak sampai dewasa. 

Sayangnya lagi, inovasi ini juga masih belum dipatenkan dan perlu beberapa penyempurnaan lanjutan. Seperti penambahan database kata-kata porno dan bahasa tadi. Agar meningkatkan efektivitas sensor gambar dan teks porno di website.

Foto : Istimewa

KOMENTAR
Rating
Jawa Barat - Kota Bogor
Terkini
Si Terpa Daya Jiwa Solusi Bagi Penderita Gangguan ...
17/02/2019 :: Jawa Tengah - Kab Klaten
Aplikasi SimPADU-PMI Sebagai Pelindung Pekerja Mig ...
16/02/2019 :: Jawa Timur - Kota Surabaya
e-FLPP Permudah Kredit Pemilikan Rumah bagi Masyar ...
15/02/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Aruna, Aplikasi untuk Bantu Nelayan Indonesia Eksp ...
13/02/2019 :: Kalimantan Barat - Kota Pontianak
Simanja, Inovasi untuk Kinerja ASN
13/02/2019 :: Kepulauan Riau - Kota Tanjung Pinang