Rojak Bikin Nyaman Pendaki Gunung dan Pegiat Alam Bebas

27 Nov 2018

Indonesiaberinovasi.com, YOGYAKARTA - Buat para pendaki gunung dan pegiat alam bebas, rasa lelah dan pegal pasti menyelimuti ketika beraktivitas di alam. 

Belum lagi udara dingin di tengah hutan dan puncak gunung, yang terasa seakan-akan hingga menusuk tulang. Hal itu yang kemudian melatarbelakangi pembuatan Rojak, alias Robot dalam Jaket.

Rojak merupakan inovasi lima mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, yang memanfaatkan teknologi robotik. Jaket gunung atau kegiatan alam bebas ini memiliki beberapa kelebihan dibanding jaket gunung lainnya.

Dimana Rojak dilengkapi sensor suhu dan pijatan otomatis, untuk meningkatkan kenyamanan si penggunanya. Melihat Rojak ini sekilas sama seperti jaket gunung pada umumnya.

Namun sebenarnya pada beberapa bagian di punggung jaket telah dipasang titik-titik pijat. Untuk membantu mengurangi keluhan rasa pegal dan sakit di punggung si pemakainya.

Selain itu, Rojak juga memiliki sensor suhu yang dapat menyesuaikan dengan kondisi tubuh penggunanya. Posisi sensor suhu tersebut terletak di bagian bawah ketiak.

Kelebihan lainnya dari jaket ini adalah mempunyai fitur penunjuk arah yang berupa output suara. Sehingga pendaki akan dengan mudah menemukan arah mata angin saat tersesat

Rojak menggunakan batu baterai dalam saku jaket sebagai sumber energi. Pada bagian lengan dan punggung jaket juga dilengkapi panel surya. 

Dengan begitu, pengguna, terutama pendaki gunung dan pegiat alam bebas tak perlu khawatir kehabisan baterai di tengah perjalanan. Beberapa fitur seperti sensor suhu pada Rojak juga dapat dikontrol menggunakan smartphone.

Tak cukup sampai situ, jika dilipat dan dikaitkan dengan bagian yang sudah dipasangi pengait, Rojak dapat berubah menjadi bantal pijat nan nyaman. 

Rojak memiliki sistem Plug and Play. Jadi, alat yang terpasang pada jaket dapat dilepas dan dipasang sendiri oleh pengguna saat hendak mencuci jaketnya.

Namun, berat jaket yang sekitar 3 kg dan harga pembuatan serta riset yang mencapai Rp7,5 juta menjadi kekurangan Rojak. Dengan efisiensi, harga jaket ini dapat berkisar antara 2 sampai 3 juta rupiah saja. 

Meski masih tergolong mahal untuk ukuran jaket. Tapi jika melihat berbagai kelebihan yang dipunyainya, sepertinya pembeli tidak akan kecewa mengeluarkan kocek lebih. Supaya pendakian dan aktivitas alam bebasmu lebih sehat dan nyaman. 

Foto : Ilustrasi / Istimewa

KOMENTAR
Rating
Di Yogyakarta - Kota Yogyakarta
Terkini
Gubernur Jatim: Inovasi Pelayanan Publik Harus Ram ...
13/12/2018 :: Jawa Tengah - Kota Semarang
Keren Nih, Parkir Kendaraan di Monas Sekarang Paka ...
10/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Warga Bekasi Bisa Memantau Keberadaan Trans Patrio ...
11/12/2018 :: Jawa Barat - Kota Bekasi
KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada An ...
12/12/2018 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
LPMUKP Telah Memberi Manfaat 11.613 Wirausaha Kela ...
06/12/2018 :: Jawa Timur - Kota Malang

Inovasi adalah pembeda antara pemimpin dan pengikut.

Steve Jobs (Founder Apple)