Kelas Ibu Muda Bagai Oase di Puskesmas Padang Pasir

11 Jan 2019

Indonesiaberinovasi.com, PADANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang belakangan ini memang tengah gencar menurunkan angka kematian ibu dan bayi. 

Salah satunya melalui Inovasi Kelas Ibu Muda (IMUD), yang dicetuskan Puskesmas Padang Pasir. melalui inovasi ini, berhasil menekan angka kematian ibu dan bayi. Bahkan, di wilayah kerja puskesmas tersebut tidak ada lagi.

Dr. Winanda, Kepala Puskesmas Padang Pasir mengatakan, ini wujud kepedulian puskesmas, dalam merangkul ibu muda yang mengalami stigmatisasi di masyarakat. Lalu, membantunya merencanakan kehidupan keluarga yang lebih baik di masa depan. 

Berawal dari temuan kasus kematian bayi di Puskesmas Padang Pasir tahun 2016. Kala itu, sang remaja berusia 17 tahun tak siap untuk menjadi ibu.

Sang Ibu seakan tidak peduli terhadap bayinya, sehingga bayinya sakit sampai akhirnya meninggal. Jika sudah ditemukan satu kasus kematian bayi di wilayah kerja, maka hal tersebut merupakan suatu malapetaka.

"Saya terinspirasi juga ketika studi banding ke Filipina, dinas kesehatannya punya wadah ruang konsultasi untuk ibu-ibu muda yang mengalami pernikahan dini," ucap Winanda. 

Lalu, lanjut Winanda, wadah tersebut memang dimanfaatkan dengan baik di Filipina. "Atas kondisi demikian, kami pun mencoba terobosan, lewat inovasi kelas ibu muda ini, di Puskesmas Padang Pasir,” terangnya.

Ia menjelaskan, kelas ibu muda ini telah dilaksanakan sejak 2016, dengan tiga kali pertemuan. Pertemuan pertama menunjuk narasumber dokter kandungan. Di kelas ini dibahas seputar kehamilan, bahaya hamil muda dan risikonya serta kesehatan ibu.

Pada pertemuan kedua, hadir narasumber dari Kantor Urusan Agama (KUA) Padang Barat. Di sini, KUA menjelaskan dan memberi nasehat, bagaimana menjalani biduk rumah tangga, pengurusan surat nikah serta seputar pernikahan.

Lalu pada pertemuan ketiga, mendatangkan narasumber dokter spesialis anak. Di kelas ini diajarkan bagaimana merawat bayi, inisiasi dini menyusui, cara menyusui, seputar imunisasi dan gizi anak.

Winanda mengungkapkan, output selama dua tahun berjalan, mampu mengedukasi dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Pihaknya pun lantas menambah satu kelas lagi, yakni pemberdayaan perempuan.

"Di kelas ini, kami akan memberikan pelatihan-pelatihan yang akan membuat ibu - ibu muda ini mandiri. Apalagi, mereka umumnya putus sekolah,” imbuhnya. 

Foto : Istimewa

KOMENTAR
Rating
Sumatera Barat - Kota Padang
Terkini
Inilah Cara Pemerintah Dorong Inovasi Pembiayaan I ...
21/03/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Inovasi Pengurangan Plastik, Bagaimana Indonesia?
12/03/2019 :: Dki Jakarta - Kab Kepulauan Seribu
Inovasi Pembiayaan Infrastruktur Daerah
11/03/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Menuju Industri 4.0 Pemerintah Petakan Lima Sektor ...
28/02/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Inovasi Energi Terbarukan dari Kabupaten Muba
27/02/2019 :: Sumatera Selatan - Kab Musi Banyuasin