Indonesia Butuh Badan Riset, Teknologi dan Inovasi Nasional

10 Jan 2019

Indonesiaberinovasi.com, JAKARTA - Sejauh ini berbagai pihak di pemerintahan di Indonesia berlomba-lomba untuk berinovasi dalam berbagai sektor. Seperti Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah dan lainnya.

Memang hal tersebut tampak sejalan dengan apa yang disampaikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam pidato politiknya di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 PDIP di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Menurutnya, konsep pembangunan nasional membutuhkan riset, teknologi, dan inovasi.  Di samping itu juga menjadi cara satu-satunya dengan membumikan Pancasila dalam politik pembangunan yang baik, terukur dan mencakup segala aspek. 

"Saya tegaskan dan saya tugaskan, terutama kader partai di Legislatif, Eksekutif, saya tugaskan menjalankan visi dan misi pembangunan yang disusun partai," ujar Megawati. Ia pun meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun lembaga tersebut.

"Visi-misi tersebut diputuskan pada Rakernas PDIP, Februari 2018, yang diberi nama 'pembangunan nasional berdiri di atas kaki sendiri'," tukas putri dari mendiang Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno.

Inilah yang menurut Mega merupakan konsep pembangunan membumikan Pancasila dalam bidang kehidupan maupun mental. "Konsep ini cetak biru Indonesia menjadi negara industri maju, rakyat sebagai subjek pembangunan nasional," katanya.

Dengan demikian, terkait erat akan hal tersebut, Dikatakan Mega jelas terutama bagi Presiden, dibutuhkan badan riset dan inovasi nasional yang hasil kerjanya harus jadi landasan keputusan program pembangunan.

"Saya memohon kepada Bapak Presiden, jelas dibutuhkan badan riset dan inovasi nasional. Saya takkan pernah bosan rasanya mengingatkan, tak ada satu negara pun dapat menjadi negara maju, tanpa mengedepankan riset pengetahuan dan teknologi, ini yang sedang kami perjuangakan bersama Pak Jokowi," imbuhnya.

Megawati menyebut, bangsa Indonesia membutuhkan riset, teknologi, dan inovasi supaya menjadi negara besar. Pada akhirnya, Ia yakin badan tersebut bisa terwujud kalau PDIP dan Jokowi menang dalam Pemilu 2019.

"Saya tak bosan mengingatkan, tak ada negara maju, jika kita tidak mengembangkan riset, teknologi, serta inovasi. Ini yang kami perjuangkan bersama, Pak Jokowi. Jika PDIP dan Pak Jokowi menang sebagai Presiden pada Pemilu 17 April 2019. Kalian siap?" ujar Mega kepada kader PDIP.

Ketika dihubungi redaksi via telepon, Humbul Kristiawan, pengamat inovasi sekaligus juga Executive Director Indonesia Berinovasi menyambut baik gagasan tersebut.  Humbul Kristiawan menambahkan pula tentang perlunya penekanan concern berkenaan keterkaitan antara proses riset dengan dunia industri. 

Selain itu, menurutnya pemerintah sudah mulai menjalankan ide tersebut melalui Kemenristekdikti dengan mengajukan pembuatan Rancangan Undang-Undang Sistem Inovasi Nasional yang sedang dibahas bersama Komisi VII DPR RI.

"Pemerintah perlu membuat semacam Badan Riset dan Inovasi Nasional, statusnya bisa secara ad hock dimana sebagai trigger mechanism. Tujuan dari badan tersebut menguatkan lembaga yang sudah ada seperti LIPI dan BPPT, hingga LAN sebagai inovasi layanan publik. Badan ini harus memiliki power untuk melakukan koordinasi dengan lembaga terkait sesuai blue print yang telah dibuat. Selain itu, optimalisasi operasionalisasinya di lapangan, tentu perlu juga dibangun bagaimana tata kelola, pembagian peran, tanggung-jawab serta fokus dari masing-masing lembaga tersebut agar sinergi," pungkas Humbul.

 

Foto : Istimewa

 

Tags : belum ada tag
KOMENTAR
Rating
Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Terkini
Inilah Cara Pemerintah Dorong Inovasi Pembiayaan I ...
21/03/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Inovasi Pengurangan Plastik, Bagaimana Indonesia?
12/03/2019 :: Dki Jakarta - Kab Kepulauan Seribu
Inovasi Pembiayaan Infrastruktur Daerah
11/03/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Menuju Industri 4.0 Pemerintah Petakan Lima Sektor ...
28/02/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Inovasi Energi Terbarukan dari Kabupaten Muba
27/02/2019 :: Sumatera Selatan - Kab Musi Banyuasin