Teknologi Kriptografi untuk Pencatatan Hak Cipta

28 Jan 2019

Indonesiaberinovasi.com, JAKARTA - Ide dalam bentuk hak cipta bukanlah suatu hal yang sepele untuk perkembangan industri. Dilihat dari trend, negara-negara yang makin terdepan dalam perekonomian semakin menghargai hak cipta setiap warganya dalam bentuk apapun.

Hal ini pun tertuang dalam Undang-Undang No. 28 Tahun 2014, hak cipta adalah hak ekskusif bagi pencipta untuk memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengna tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melihat hal ini Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) mengembangkan sistem pencatatan hak cipta dengan teknologi kriptografi sejak 2015.

Melalui teknologi ini yang dulunya untuk proses perizinan membutuhkan waktu sampai 120 hari bahkan lebih, sekarang dapat dipangkas hingga 1 (satu) hari saja. Sistem ini memiliki keamanan akses yang telah terverifikasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara dan telah terintegrasi juga dengan SIMPONI dan Intellectual Property Automation System. 

Manfaat adanya yang didapat dari pengembangan sistem ini adalah efisien, dapat memangkas dari 120 hari menjadi hingga 1 hari saja. Akurat, validasi informasi pencacatan dan registrasi valid dan sesuai. Fleksibel, pengajuan dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun.

Terpantau, pemohon dapat memantau setiap proses dan status berkasnya dengan sistem penyimpanan clouds. Keamanan, seluruh informasi dan sistem disertifikasi Badan Siber dan Sandi Negara. 

Tags : belum ada tag
KOMENTAR
Rating
Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Terkini
Si Terpa Daya Jiwa Solusi Bagi Penderita Gangguan ...
17/02/2019 :: Jawa Tengah - Kab Klaten
Aplikasi SimPADU-PMI Sebagai Pelindung Pekerja Mig ...
16/02/2019 :: Jawa Timur - Kota Surabaya
e-FLPP Permudah Kredit Pemilikan Rumah bagi Masyar ...
15/02/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Aruna, Aplikasi untuk Bantu Nelayan Indonesia Eksp ...
13/02/2019 :: Kalimantan Barat - Kota Pontianak
Simanja, Inovasi untuk Kinerja ASN
13/02/2019 :: Kepulauan Riau - Kota Tanjung Pinang