Para Dokter di RSUD Depati Bahrin Andalkan Simpanan Cantik

02 Feb 2019

Indonesiaberinovasi.com, BANGKA -  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka mengedepankan inovasi Sistem Pelayanan Cepat Akurat dan Tepat Medik (Simpanan Cantik).

Bupati Bangka H Tarmizi mengatakan, Simpanan Cantik merupakan pelayanan bidang kesehatan yang dilakukan RSUD Depati Bahrin Sungailiat Kab. Bangka.

Dikatakannya, prinsip sistem aplikasi ini adalah memangkas waktu pelayanan medis di RSUD Depati Bahrin, baik di poliklinik, maupun di rawat inap dengan percepatan order penunjang medis.

Seperti laboratorium dan radiologi, sekaligus pembacaan hasil pemeriksaan pasien, serta pemberian resep obat melalui sistem aplikasi yang ada di smartphone Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP).

Diakuinya, aplikasi ini sangat unik dan belum pernah ada di Indonesia, serta dapat digunakan untuk memantau pasien 24 jam, hanya dengan menghadirkan status pasien di Android para DPJP.

"Caranya sangat mudah, pasien yang ke poliklinik sudah diperiksa dokter, namun ketika itu dokter harus tinggalkan poliklinik karena satu hal yang urgent, maka DPJP bisa kirim permintaan pemeriksaan penunjang medis via Android-nya," ucapnya.

Ketika hasil penunjang medis sudah ada, DPJP bisa langsung membacanya dan bisa menentukan diagnosa, serta membuat resep yang selanjutnya akan terkirim ke ruang farmasi hanya melalui Android-nya. 

"Jadi saat itu juga, pasien bisa langsung mendapatkan obat meskipun tidak harus ketemu dengan dokter lagi," terangnya. Lebih lanjut ia jelaskan, pasien di ruang rawat inap, pemantauan pasien yang jadi tanggungjawab DPJP dapat dilakukan 24 jam.

Permintaan dan pembacaan hasil pemeriksaan penunjang medis dan advice, atau tindakan serta obat dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun DPJP itu berada.

Ditambahkannya, inovasi Simpanan Cantik RSUD Depati Bahrin Sungailiat ini merupakan upaya baru, yang sangat efektif dalam memangkas waktu pelayanan medis dan dapat menurunkan angka kematian dan mengurangi beban ekonomi juga.

"Masyarakat tak perlu tinggalkan pekerjaan berhari-hari. Karena pelayanan di poliklinik selesai dalam dua jam. Dulu dua hari pasien bolak-balik ke rumah sakit, karena masih tunggu hasil. Selain itu, juga dapat ringankan beban ekonomi warga," paparnya.

Aplikasi ini bisa diterima di seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia. Penerapan aplikasi ini tidak memerlukan biaya besar, dan tidak memerlukan SDM yang banyak, serta hanya memerlukan konektivitas internet yang tidak mahal.

Sementara, Direktur RSUD Depati Bahrin Sungailiat berharap aplikasi ini bisa menjadi pionir, wujudkan pelayanan kesehatan yang modern. Ia berharap DPJP terus dapat memanfaatkan aplikasi ini sesuai ketetapan yang dikeluarkan Peraturan Bupati Bangka.

"Saya harap para DPJP harus terus meng-update fitur-fitur yang ada di aplikasi Simpanan Cantik ini di Android-nya, termasuk juga layanan pasien melalui SISRUTE Kab. Bangka. Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya.

Foto : Istimewa

 

KOMENTAR
Rating
Kepulauan Bangka Belitung - Kab Bangka
Terkini
Si Terpa Daya Jiwa Solusi Bagi Penderita Gangguan ...
17/02/2019 :: Jawa Tengah - Kab Klaten
Aplikasi SimPADU-PMI Sebagai Pelindung Pekerja Mig ...
16/02/2019 :: Jawa Timur - Kota Surabaya
e-FLPP Permudah Kredit Pemilikan Rumah bagi Masyar ...
15/02/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Aruna, Aplikasi untuk Bantu Nelayan Indonesia Eksp ...
13/02/2019 :: Kalimantan Barat - Kota Pontianak
Simanja, Inovasi untuk Kinerja ASN
13/02/2019 :: Kepulauan Riau - Kota Tanjung Pinang