Koteka Masjahtra Kurangi Pengangguran Lewat Budaya dan Kearifan Lokal

04 Feb 2019

Indonesiaberinovasi.com, TELUK BINTUNI - Masalah pengangguran menjadi hal menakutkan bagi semua pemerintahan. Tak ada negara manapun yang menginginkan banyak rakyatnya menjadi pengangguran.

Karena dengan tingginya angka pengangguran dalam suatu wilayah, maka akan berdampak terhadap banyak hal. Seperti risiko kriminalitas yang tinggi, kualitas pendidikan menjadi rendah, norma-norma terbengkalaikan dan banyak lagi.

kestabilan dan ketahanan suatu wilayah atau negara menjadi riskan dan dipertaruhkan, akibat tingginya tingkat pengangguran karena berkurangnya lapangan pekerjaan.

Terkait menghindari permasalahan pengangguran ini, Kabupaten (Kab) Teluk Bintuni melakukan sebuah inovasi. Inovasi terbut adalah Komunitas Ekonomi Kreatif Menuju Masyarakat Sejahtera (Koteka Masjahtra).

Inovasi ini merupakan salah satu terobosan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK). Kepala Dinas (Kadis) PMK Lince Idorway mengatakan, melalui inovasi ini pemerintah daerah berupaya mengurangi angka pengangguran.

"Salah satu caranya adalah melalui peningkatan keberdayaan masyarakat, dengan tetap memperhatikan tradisi budaya dan kearifan lokal yang berlaku di Papua," sergahnya.

Inovasi Koteka Masjahtera ini juga kiranya mampu menciptakan usaha baru, dengan jumlah pendapatan mencapai sekitar 2 hingga 3 juta rupiah per bulan. 

“Dengan adanya peningkatan pendapatan melalui usaha ekonomi kreatif, maka diharapkan akan terjadi penurunan angka kemiskinan secara bertahap,” imbuh Lince.

Foto : Ilustrasi / Istimewa

KOMENTAR
Rating
Papua Barat - Kab Teluk Bintuni
Terkini
Si Terpa Daya Jiwa Solusi Bagi Penderita Gangguan ...
17/02/2019 :: Jawa Tengah - Kab Klaten
Aplikasi SimPADU-PMI Sebagai Pelindung Pekerja Mig ...
16/02/2019 :: Jawa Timur - Kota Surabaya
e-FLPP Permudah Kredit Pemilikan Rumah bagi Masyar ...
15/02/2019 :: Dki Jakarta - Kota Jakarta Pusat
Aruna, Aplikasi untuk Bantu Nelayan Indonesia Eksp ...
13/02/2019 :: Kalimantan Barat - Kota Pontianak
Simanja, Inovasi untuk Kinerja ASN
13/02/2019 :: Kepulauan Riau - Kota Tanjung Pinang