Berkat Inovasi Kampas Rem, Mahasiswa USU Raih Penghargaan di Rusia

08 Apr 2019

Indonesiaberinovasi.com, JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang berhasil meraih 3 medali emas dan 1 piala khusus dalam ajang internasional 22nd Moscow International Salon of Inventions and Innovative Technologies Archimedes di Moscow, Rusia, yang berlangsung 26-29 Maret 2019.

Mahasiswa yang mengharumkan nama Indonesia di Negeri Beruang Merah yakni Winelda Mahfud Zaidan Haris dari Fakultas Kedokteran Gigi angkatan 2015 dan Wahid Nurhayat dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam angkatan 2017. Keduanya tergabung dalam tim Schneider USU, komunitas mahasiswa berprestasi dari beberapa fakultas di USU.

Dalam ajang tersebut, mereka menunjukkan inovasi kampas rem yang berbahan dasar cangkang (kulit) kemiri. Produk ini diyakini lebih tahan lama untuk fungsi pengereman sepeda motor.

"Kampas rem berbahan cangkang kemiri yang kami buat ini bernama bayo secret. Ini sebuah teknologi baru, kami menggantikan komposisi utama dari kampas rem dengan cangkang kemiri," ‎kata Winelda Mahfud Zaidan Haris.

Winelda menambhakna bahwa kampas rem saat ini banyak terbuat dari bahan asbestos‎. Untuk melakukan riset kampas rem, dibutuhkan waktu selama 3 tahun.

Sebelumnya mereka juga sudah pernah mengikuti kompetisi sejenis di India, Malaysia, Jepang dan terakhir di Rusia.

"Berkat perjuangan kami, 3 medali emas dan satu piala khusus dari Pemerintah Rusia kami persembahan untuk USU, sekaligus untuk Indonesia," ucapnya.

Winelda mengungkapkan bahwa hasil dari kompetisi ini, mereka menerima investasi berupa dana untuk melanjutkan penelitian tersebut. Nantinya kampas rem tersebut akan memiliki hak paten dan diproduksi secara massal.

"Ada negara mau membeli lisensi dan hak paten ini, tapi kami tolak. Karena kami mau karya kami ini diproduksi oleh USU," ungkapnya.

Winelda menjelaskan bahwa kampas rem karya mereka akan bertahan dalam penggunaan selama 8 bulan dan dibanderol seharga Rp 35.000. Mereka akan mengambil segmen pemasaran di Indonesia.

"Selain di Indonesia, kami juga akan pasarkan di Arab Saudi dan Thailand yang juga tertarik dengan inovasi yang kami ciptakan," jelasnya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor USU, Prof. Runtung Sitepu, dengan jajarannya, Pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Rusia dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah mendoakan kami meraih keberhasilan ini," sambung Winelda.

KOMENTAR
Rating