Bank DKI Salurkan Kredit Monas25

30 October 2015 | Dki Jakarta



JAKARTA – Bank DKI menyalurkan produk pembiayaan yang dinamai Kredit Monas25 kepada 100 pedagang UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKMP DKI Jakarta dengan plafon masing-masing pedagang sebesar Rp10 juta.

Penandatanganan akad kredit disaksikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama,  Kepala Dinas Koperasi UMKMP Irwandi, dan Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi di halaman parkir Pasar Taman Puring, Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/10).

Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi menyatakan penyaluran Kredit Monas25 kepada para pedagang UMKM tersebut secara khusus lebih ditujukan kepada para UMKM yang telah terdaftar di lokasi binaan (Lokbin) dan lokasi sementara (Loksem).

Pemberian fasilitas pembiayaan yang menggunakan Kredit Monas25 tersebut dengan plafon maksimal Rp10 juta dan minimalnya Rp5 juta dengan jangka waktu enam bulan sampai satu tahun.

“Pedagang UMKM yang berhak mendapatkan fasilitas kredit tersebut adalah pedagang UMKM yang telah memiliki kartu ID PKL berupa ATM Bank DKI, melakukan pembayaran retribusi melalui Bank DKI, dan memiliki kartu tanda penduduk DKI,” katanya.

Ia menjelaskan, bagi pedagang UMKM yang usahanya telah berkembang lebih besar apabila ingin melakukan penambahan plafon kredit dapat menggunakan produk Monas75 dan Monas500 dengan melengkapi persyaratan tertentu.

“Namun, untuk tahap awal kepada 100 pedagang UMKM masih diberikan produk pembiayaan  berupa “Kredit Monas25” masing-masing senilai Rp10 juta dengan total kredit pembayaran sebesar Rp1 miliar,” ujarnya.

Adapun 100 pedagang tersebut berasal dari sembilan tempat lokasi binaan, yaitu Taman Puring 40 PKL, Singgalang 18 PKL, Barito 14 PKL, Palmerah empat PKL, Sunda Kelapa enam PKL, Nyi Ageng Serang lima PKL, Pasar Minggu empat PKL, Meruya Ilir tujuh PKL, dan Bintaro tiga PKL.

“Ke depannya tentu akan lebih diintensifkan untuk penyaluran kredit kepada PKL yang memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Dirinya meyakinkan, penyaluran kredit kepada pedagang UMKM ini senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dengan memerhatikan kemampuan usaha para pedagang UMKM.

“Jadi kami senantiasa bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKMP, serta PT Jamkrida agar fasilitas yang diberikan lebih tepat sasaran,” katanya.

Sumber: InfoPublik.id

Tags : belum ada tag

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.