Banyak Inovasi Layanan Terbaru Lahir di Festival Kampung Digital 2019

05 September 2019 | Jawa Timur



Indonesiaberinovasi.com, BANYUWANGI – Beberapa desa di Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Kampung Digital 2019 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan Genteng. Festival tersebut berlangsung selama 3-4 September 2019.

Berbagai inovasi pelayanan publik berbasis digital, seperti e-village budgeting, self service dan sitem aplikasi posyandu dengan pencatatan elektronik (siap cantik) diperkenalkan pada Festival Kampung Digital 2019. Selain menampilkan pameran inovasi antar desa, kegiatan ini juga terdapat digital class, pameran booth, lomba website kreatif desa, dan lomba foto instagram.

Banyuwangi sendiri telah menerapkan smart kampung sejak tahun 2016, yang mana bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan mempercepat pelayanan publik. Saat ini sebanyak 181 desa di Banyuwangi telah dilengkapi fiber optik.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, “Ini merupakan harapan pemerintah bahwa digitalisasi ekonomi ini bisa dikembangkan sampai desa, inovasi yang ditampilkan ini inovasi yang sudah jalan, inovasi ini bukan ngimpor dari daerah lain tetapi semua inovasi ini murni dari desa di Banyuwangi.”

Anas menuturkan, dengan program smart kampung sangat membantu masyarakat dan pemerintah. Program digitalisasi ini sudah mulai menunjukkan hasilnya dengan dasar ekosistem ekonomi digital kreatifnya terbangun dan beberapa desa sistem pelayanan digitalnya nyaris sempurna. Maka dari itu smart kampung ini menjadi akses silaturahmi antar masyarakat dengan pelayan publik.

"Oh terbantu sekali! Kepuasaan rakyat meningkat, komplen-klompen dengan cepat teratasi. Tetapi satu yang masih belum bisa tertasi dengan cepat, saya ingin jujur soal e-ktp masih menyisahkan masalah, karena blanko yang dikirim dari pusat terbatas," kata Anas.

Tags : belum ada tag

ARTIKEL TERKAIT





KOMENTAR

Rating

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.