Garuda Indonesia dan Pelita Air Sepakat Kembangkan Jaringan Penerbangan

30 October 2015 |



JAKARTA – Maskapai Garuda Indonesia dan Pelita Air sepakat untuk bekerja sama dalam pengembangan jaringan penerbangan melalui bandara-bandara yang dimiliki, termasuk Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan.

Kerja sama mencakup penerbangan charter dengan menggunakan pesawat-pesawat berbadan kecil (narrow body) seperti ATR 72-600 dan Bombardier CRJ 1000.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh  Direktur Teknik dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Iwan Joeniarto, dan Direktur Utama Pelita Air Dani Adriananta di Jakarta, Kamis (29/10).

Direktur Teknik dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Iwan Joeniarto mengatakan, melalui penandatanganan nota kesepahaman tersebut, kedua belah pihak akan melaksanakan kerja sama penerbangan charter menggunakan pesawat berbadan kecil (narrow body) Garuda Indonesia seperti ATR 72-600 dan Bombardier CRJ 1000 pada rute penerbangan domestik yang dilayani Garuda Indonesia, khususnya pada rute-rute di wilayah Timur Indonesia.

Selain itu, menurut Iwan, kerja sama tersebut bagian dari komitmen dan upaya perseroan dalam mengembangkan basis operasional rute penerbangan domestik dengan spesifikasi pesawat jenis propeller seperti ATR 72-600 yang dimiliki Garuda Indonesia.

"Sejalan dengan program pengembangan armada yang saat ini tengah dilaksanakan perusahaan, kerja sama yang saat ini kami laksanakan bersama Pelita Air, kami harapkan dapat semakin menunjang upaya pengembangan jaringan penerbangan untuk pesawat jenis propeller, serta memaksimalkan base operational Bandara Pondok Cabe untuk rute-rute penerbangan jarak pendek di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan waktu penerbangan dibawah dua jam," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pelita Air Dani Adriananta menambahkan, kerja sama yang saat ini tengah dijajaki bersama Garuda Indonesia diharapkan dapat semakin memerluas ekspansi bisnis Garuda Indonesia dan juga meningkatkan kualitas layanan dari Pelita Air.  

“Dengan akses jaringan penerbangan Garuda Indonesia yang sangat strategis, kami optimis kerja sama yang akan kami jalankan dapat memaksimalkan potensi bisnis pada perusahaan," ujar Dani.

Saat ini, Garuda Indonesia memiliki lebih dari 30 destinasi penerbangan yang dilayani oleh pesawat jenis ATR72-600. Sejalan dengan program pengembangan jaringan dan armada yang dilaksanakan perusahaan, tahun ini Garuda Indonesia akan kembali mendatangkan sembilan ATR 72-600.

Pada akhir 2015 mendatang, Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan 187 pesawat antara lain 143 pesawat Garuda Indonesia dan 44 pesawat Citilink, dengan rata-rata usia 4,3 tahun.

Sumber: InfoPublik.id



Tags : belum ada tag

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.