Indonesia Siap Memiliki PLTS Terbesar di Asia Tenggara

06 February 2020 | Jawa Barat



Indonesiaberinovasi.com, JAKARTA - PT. Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) dan Perusahaan energi baru terbarukan (EBT) Masdar dari Abu Dhabi sepakat untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata berkapasitas 145 mega watt peak (MWp). PLTS bernilai investasi US$ 129 juta ini memecahkan rekor pembangkit bertenaga surya terbesar di ASEAN setelah PLTS di Filipina, Cadiz Solar Powerplant sebesar 132,5 MW.

Kerja sama bersifat Power Purchase Agreement (PPA) antara konsorsium investor PT. PJB Investasi (PT PJBI dan Masdar) dan PT. PLN (Persero) dalam senilai US$ 129 juta, yang ditandatangani 12 Januari lalu di Abu Dhabi.

Skema penghitungan harga jual tenaga listrik telah ditetapkan melalui Surat Menteri ESDM Nomor 585/26/MEM.L/2019 tanggal 26 Desember 2019. Penetapan harga ini pun telah mempertimbangkan beberapa hal seperti:

- kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN);

- iradiasi di Waduk Cirata;

- insentif fiskal;

- resiko pembebasan lahan yang dimiliki Perhutani untuk pembangunan special facilities;

- BOS (Balance of System) yang tahan terhadap evaporasi air waduk.

Inisiasi pembangunan PLTS ini telah dimulai dari 2017 lalu, dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Indonesia (MESDM) dengan Pemerintah Persatuan UEA tentang Kerjasama Energi pada 16 Januari 2017 dan ditindaklanjuti melalui Nota Kesepahaman antara PT.PJB dengan MASDAR tentang Development of Large Scale Power Projects in RI tanggal 16 Juli 2017.

 

foto: istimewa

 

Tags : belum ada tag

ARTIKEL TERKAIT





KOMENTAR

Rating

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.