Inovasi Energi Terbarukan dari Kabupaten Muba

27 February 2019 | Sumatera Selatan



Indonesiaberinovasi.com, KAB. MUSI BANYUASIN - Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah salah satu masalah vital di Indonesia, semua jenis masyarakat membutuhkan BBM untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Kebutuhan BBM terus meningkatkan dengan semakin beriringan peningkatan teknologi, untuk itu diperlukan berbagai inovasi untuk menyelesaikan kebutuhan akan BBM. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumetera Selatan melakukan inovasi dalam konversi kelapa sawit menjadi BBM.

Upaya ini dilakukan oleh Bupati Muba, Dodi Reza untuk merealisasikan Kabupaten Muba menjadi yang pertama untuk membuat secara masal konversi kelapa sawit menjadi BBM.

"Saat ini Pemkab Muba sedang menuju pembuatan bio fuel yang berbasis sawit, Muba dengan memiliki potensi kelapa sawit yang cukup luas berkeinginan untuk melakukan transformasi industri sawit sehingga akan bisa mendongkrak haga jual TBS kelapa sawit pekebun", ungkap Dodi Reza.

Berbagai cara untuk membuat proyek ini terus berjalan, diantaranya rencana untuk mewajibkan seluruh kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Muba menggunakan BBM konversi ini untuk operasional sehari-hari.

Adanya konversi ini agar dapat mengoptimalkan seluruh potensi dari Kelapa Sawit. Kini luas lahan kebun sawit milik rakya Kabupaten Muba sudah mencapai 8.124 Ha yang dikelola 12 koperasi.

Proyek ini juga didukung oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM). Kini Kementerian ESDM sedang menyusun regulasi untuk kebijakan pengelolaan kelapa sawit jadi BBM.

"Kami dari Kementerian ESDM khususnya akan all out mendukung Musi Banyuasin untuk merealisasikan konversi inti kelapa sawit menjadi BBM," ungkap Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Perundang-undangan dan Tata Kelola Muhammad Sapta Murti.

 

foto: istimewa

Tags : belum ada tag

ARTIKEL TERKAIT





KOMENTAR

Rating

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.