KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada Anggota ASEAN

12 December 2018 | Dki Jakarta



Indonesiaberinovasi.com, MYANMAR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengenalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ke ASEAN. Salah satu yang diperkenalkan adalah inovasi KAI, yaitu Rail Clinic.

Hal ini disampaikan Edi Sukmoro, Direktur Utama KAI dalam Asean Railways CEOs' Conference (ARCEOs') di Nay Pyi Taw, Myanmar (26-29/11/2018). Acara ini dihadiri seluruh CEO operator kereta di masing-masing negara ASEAN.

"Selain pelayanan terhadap penumpang, kami punya tanggungjawab sosial dalam Corporate Social Responsibility (CSR). Kita ada Rail Clinic, yang berkeliling ke wilayah terpencil melayani kesehatan masyarakat secara gratis," kata Edi, Selasa (27/11).

Dijelaskannya, dalam Rail Clinic ini, terdapat berbagai fasilitas kesehatan mulai dari cek tensi, pemeriksaan gigi, dan pelayanan kesehatan dan banyak lagi.

Rail Clinic ini beroperasi dari satu stasiun terpencil ke stasiun terpencil lainnya. Karena biasanya, wilayah terpencil sangat sulit dijangkau dan menjangkau fasilitas kesehatan.

Hasilnya, Rail Clinic ini mengundang banyak perhatian para operator kereta di ASEAN. Salah satunya Laos Railway Authority. Laos menanyakan bagaimana KAI menjalankan layanan kesehatan itu, mulai dari mengundang masyarakat hingga penyediaan tenaga kesehatan.

"Untuk program ini kami bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI. Jadi layanan kesehatan untuk masyarakat ini semuanya gratis, ini bagian dari CSR kami," ungkap Edi. Saat ini KAI memiliki 4 (empat) kereta Rail Clinic. Komitmen Edi, ke depannya jumlah Rail Clinic akan ditambah.

Foto : Istimewa

Tags : #kereta api #kereta api kesehatan #rail clinic #inovasi PT kereta Api Indonesia #KAI persero

KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada Anggota ASEAN

12 December 2018 | Dki Jakarta



Indonesiaberinovasi.com, MYANMAR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengenalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ke ASEAN. Salah satu yang diperkenalkan adalah inovasi KAI, yaitu Rail Clinic.

Hal ini disampaikan Edi Sukmoro, Direktur Utama KAI dalam Asean Railways CEOs' Conference (ARCEOs') di Nay Pyi Taw, Myanmar (26-29/11/2018). Acara ini dihadiri seluruh CEO operator kereta di masing-masing negara ASEAN.

"Selain pelayanan terhadap penumpang, kami punya tanggungjawab sosial dalam Corporate Social Responsibility (CSR). Kita ada Rail Clinic, yang berkeliling ke wilayah terpencil melayani kesehatan masyarakat secara gratis," kata Edi, Selasa (27/11).

Dijelaskannya, dalam Rail Clinic ini, terdapat berbagai fasilitas kesehatan mulai dari cek tensi, pemeriksaan gigi, dan pelayanan kesehatan dan banyak lagi.

Rail Clinic ini beroperasi dari satu stasiun terpencil ke stasiun terpencil lainnya. Karena biasanya, wilayah terpencil sangat sulit dijangkau dan menjangkau fasilitas kesehatan.

Hasilnya, Rail Clinic ini mengundang banyak perhatian para operator kereta di ASEAN. Salah satunya Laos Railway Authority. Laos menanyakan bagaimana KAI menjalankan layanan kesehatan itu, mulai dari mengundang masyarakat hingga penyediaan tenaga kesehatan.

"Untuk program ini kami bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI. Jadi layanan kesehatan untuk masyarakat ini semuanya gratis, ini bagian dari CSR kami," ungkap Edi. Saat ini KAI memiliki 4 (empat) kereta Rail Clinic. Komitmen Edi, ke depannya jumlah Rail Clinic akan ditambah.

Foto : Istimewa

Tags : #kereta api #kereta api kesehatan #rail clinic #inovasi PT kereta Api Indonesia #KAI persero

KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada Anggota ASEAN

12 December 2018 | Dki Jakarta



Indonesiaberinovasi.com, MYANMAR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengenalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ke ASEAN. Salah satu yang diperkenalkan adalah inovasi KAI, yaitu Rail Clinic.

Hal ini disampaikan Edi Sukmoro, Direktur Utama KAI dalam Asean Railways CEOs' Conference (ARCEOs') di Nay Pyi Taw, Myanmar (26-29/11/2018). Acara ini dihadiri seluruh CEO operator kereta di masing-masing negara ASEAN.

"Selain pelayanan terhadap penumpang, kami punya tanggungjawab sosial dalam Corporate Social Responsibility (CSR). Kita ada Rail Clinic, yang berkeliling ke wilayah terpencil melayani kesehatan masyarakat secara gratis," kata Edi, Selasa (27/11).

Dijelaskannya, dalam Rail Clinic ini, terdapat berbagai fasilitas kesehatan mulai dari cek tensi, pemeriksaan gigi, dan pelayanan kesehatan dan banyak lagi.

Rail Clinic ini beroperasi dari satu stasiun terpencil ke stasiun terpencil lainnya. Karena biasanya, wilayah terpencil sangat sulit dijangkau dan menjangkau fasilitas kesehatan.

Hasilnya, Rail Clinic ini mengundang banyak perhatian para operator kereta di ASEAN. Salah satunya Laos Railway Authority. Laos menanyakan bagaimana KAI menjalankan layanan kesehatan itu, mulai dari mengundang masyarakat hingga penyediaan tenaga kesehatan.

"Untuk program ini kami bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI. Jadi layanan kesehatan untuk masyarakat ini semuanya gratis, ini bagian dari CSR kami," ungkap Edi. Saat ini KAI memiliki 4 (empat) kereta Rail Clinic. Komitmen Edi, ke depannya jumlah Rail Clinic akan ditambah.

Foto : Istimewa

Tags : #kereta api #kereta api kesehatan #rail clinic #inovasi PT kereta Api Indonesia #KAI persero

KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada Anggota ASEAN

12 December 2018 | Dki Jakarta



Indonesiaberinovasi.com, MYANMAR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengenalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ke ASEAN. Salah satu yang diperkenalkan adalah inovasi KAI, yaitu Rail Clinic.

Hal ini disampaikan Edi Sukmoro, Direktur Utama KAI dalam Asean Railways CEOs' Conference (ARCEOs') di Nay Pyi Taw, Myanmar (26-29/11/2018). Acara ini dihadiri seluruh CEO operator kereta di masing-masing negara ASEAN.

"Selain pelayanan terhadap penumpang, kami punya tanggungjawab sosial dalam Corporate Social Responsibility (CSR). Kita ada Rail Clinic, yang berkeliling ke wilayah terpencil melayani kesehatan masyarakat secara gratis," kata Edi, Selasa (27/11).

Dijelaskannya, dalam Rail Clinic ini, terdapat berbagai fasilitas kesehatan mulai dari cek tensi, pemeriksaan gigi, dan pelayanan kesehatan dan banyak lagi.

Rail Clinic ini beroperasi dari satu stasiun terpencil ke stasiun terpencil lainnya. Karena biasanya, wilayah terpencil sangat sulit dijangkau dan menjangkau fasilitas kesehatan.

Hasilnya, Rail Clinic ini mengundang banyak perhatian para operator kereta di ASEAN. Salah satunya Laos Railway Authority. Laos menanyakan bagaimana KAI menjalankan layanan kesehatan itu, mulai dari mengundang masyarakat hingga penyediaan tenaga kesehatan.

"Untuk program ini kami bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI. Jadi layanan kesehatan untuk masyarakat ini semuanya gratis, ini bagian dari CSR kami," ungkap Edi. Saat ini KAI memiliki 4 (empat) kereta Rail Clinic. Komitmen Edi, ke depannya jumlah Rail Clinic akan ditambah.

Foto : Istimewa

Tags : #kereta api #kereta api kesehatan #rail clinic #inovasi PT kereta Api Indonesia #KAI persero

KAI Perkenalkan Inovasi Kereta Kesehatan Kepada Anggota ASEAN

12 December 2018 | Dki Jakarta



Indonesiaberinovasi.com, MYANMAR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengenalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) ke ASEAN. Salah satu yang diperkenalkan adalah inovasi KAI, yaitu Rail Clinic.

Hal ini disampaikan Edi Sukmoro, Direktur Utama KAI dalam Asean Railways CEOs' Conference (ARCEOs') di Nay Pyi Taw, Myanmar (26-29/11/2018). Acara ini dihadiri seluruh CEO operator kereta di masing-masing negara ASEAN.

"Selain pelayanan terhadap penumpang, kami punya tanggungjawab sosial dalam Corporate Social Responsibility (CSR). Kita ada Rail Clinic, yang berkeliling ke wilayah terpencil melayani kesehatan masyarakat secara gratis," kata Edi, Selasa (27/11).

Dijelaskannya, dalam Rail Clinic ini, terdapat berbagai fasilitas kesehatan mulai dari cek tensi, pemeriksaan gigi, dan pelayanan kesehatan dan banyak lagi.

Rail Clinic ini beroperasi dari satu stasiun terpencil ke stasiun terpencil lainnya. Karena biasanya, wilayah terpencil sangat sulit dijangkau dan menjangkau fasilitas kesehatan.

Hasilnya, Rail Clinic ini mengundang banyak perhatian para operator kereta di ASEAN. Salah satunya Laos Railway Authority. Laos menanyakan bagaimana KAI menjalankan layanan kesehatan itu, mulai dari mengundang masyarakat hingga penyediaan tenaga kesehatan.

"Untuk program ini kami bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI. Jadi layanan kesehatan untuk masyarakat ini semuanya gratis, ini bagian dari CSR kami," ungkap Edi. Saat ini KAI memiliki 4 (empat) kereta Rail Clinic. Komitmen Edi, ke depannya jumlah Rail Clinic akan ditambah.

Foto : Istimewa

Tags : #kereta api #kereta api kesehatan #rail clinic #inovasi PT kereta Api Indonesia #KAI persero

ARTIKEL TERKAIT





KOMENTAR

Rating

Rating

Rating

Rating

Rating

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.