Kelompok Ternak di Agam Berhasil Sulap Kotoran Ternak Jadi Biogas

01 November 2015 | Sumatera Barat



AGAM – Kelompok Ternak Putra Bangsa di Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, adalah salah satu kelompok peternakan yang telah berhasil "menyulap" kotoran ternak menjadi energi biogas.

Meskipun biogas yang dihasilkan masih dalam skala kecil, biogas tersebut telah memberi manfaat pada anggota kelompok. Energi alternatif ini bisa dimanfaatkan oleh anggota kelompok sebagai bahan bakar pengganti LPG.

Saat melakukan pemantauan untuk melakukan monitoring dan evaluasi, Rabu (28/10), Kepala Bidang Kelembagaan BP4K2P Agam Eliswen, didampingi Kasubid Pengembangan SDM Rita Delfianti, berharap agar kelompok terus menggali ilmu untuk pengembangan biogas nantinya.

Ini, menurutnya, bisa dilakukan dengan menjalin kerja sama dengan universitas dan lembaga terkait lainnya. Atau bisa juga kelompok melakukan studi banding ke daerah lain.

"Ini adalah sumber daya yang harus dimanfaatkan dengan maksimal oleh kelompok. Dengan konsep reaktor yang sederhana, kotoran sapi bisa dijadikan penyedia energi alternative, baik itu seperti bahan bakar untuk rumah tangga," ujar Eliswen.

Selanjutnya Rita juga mengingatkan bahwa administrasi kelompok harus tetap dilengkapi agar kelompok ini bisa ikut dalam setiap perlombaan. Walaupun kelompok aktif, jika tidak didukung dengan data-data secara tertulis akan mengurangi nilai dalam sebuah kelompok tersebut.

Mardani Usra, Sekretaris kelompok Putra Bangsa, mengungkapkan, setelah mendapatkan ilmu tentang pembuatan biogas dari beberapa kali pelatihan, termasuk bimtek yang dilaksanakan oleh BP4K2P Kabupaten Agam akhir tahun lalu, menambah semangatnya untuk mencoba mempraktekkan pada kelompoknya.

Rivaldi, penyuluh pada wilayah ini juga mengungkapkan, Kelompok Ternak Putra Bangsa merupakan kelompok yang tekun dan kompak dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 20 orang.

Jumlah sapi yang dipelihara pada awalnya berjumlah 34 ekor, merupakan bantuan dari pemerintah. Setelah tiga tahun, ternak sapi sudah berkembang menjadi 56 ekor.

Sumber: InfoPublik.id

Tags : belum ada tag

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.