Kemenag Berharap Fasilitas Inovasi Eyab Diperluas

11 September 2019 | Dki Jakarta



Indonesiaberinovasi.com, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) RI mengharapkan agar fasilitas Pulang Cepat (Eyab) yang diberlakukan Pemerintah Arab Saudi pada penyelenggaraan haji tahun ini bisa diperluas sehingga dapat dinikmati oleh seluruh Jemaah haji Indonesia.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nizar Ali menyampaikan, “Tentu kita bersyukur dan upayakan ke depan agar bisa meluas untuk kloter-kloter yang lain.”

Nizar menambahkan bahwa sesuai dengan janji General Authority of Civil Aviaton (GACA) akan memperluas cakupan kloter yang akan menerima program Eyab pada tahun-tahun mendatang, termasuk dapat dinikmati oleh negara-negara lain.

“Kita patut bersyukur, untuk program ini Indonesia dipilih menjadi negara yang pertama kali menikmati program Eyab,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nizar menyebutkan bahwa terdapat dua negara yang menikmati Eyab di Madinah, yakni Indonesia dan Malaysia. Indonesia ada 28 kloter jemaah haji yang berasal dari embarkasi Jakarta dan Surabaya, sedangkan Malaysia 4 kloter.

Fasilitas kepulangan cepat atau Eyab merupakan inovasi baru dari Pemerintah Saudi yang diberlakukan pada penyelenggaraan haji tahun ini. 

Fasilitas Eyab sama halnya dengan sistem Fast Track yang sudah diterapkan Pemerintah Arab Saudi sejak tahun lalu. Jika Fast Track pada pemberangkatan jemaah, maka Eyab pada pemulangan jemaah. Nama Eyab sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya pulang.

Tags : belum ada tag

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.