Keset Bambu Antibakteri Gaungnya Hingga ke Luar Negeri

28 November 2018 | Jawa Barat



Indonesiaberinovasi.com, BOGOR - Keset merupakan benda yang hampir pasti kita temui di depan pintu rumah, kamar mandi, atau ruangan lainnya. Umumnya berfungsi sebagai pembersih alas kaki.

Tapi keset biasanya terbuat dari berbagai macam jenis kain. Sehingga ada anggapan fungsi pembersih pada keset sering kurang optimal. Merasa masih banyak bakteri dan kotoran tertinggal di kaki kita.

Namun, tiga mahasiswa Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) ini berhasil membuat inovasi keset untuk mengatasi hal tersebut.

Ya, membuat inovasi keset anti bakteri yang berbahan dasar bambu. Dimana pada keset tersebut mengandung Tannin, Flavonoid, Alkohol, dan Pennyquinone. Keset ini juga mampu menyerap kelembaban air dan mengatasi bau.

Sebagai keset antibakteri, mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia Colli dan Staphylococcus Aureus yang dapat membahayakan pencernaan dan jaringan lain di tubuh manusia. 

Lagipula, karena menggunakan bahan dasar bambu, membuatnya juga bisa dijadikan dekorasi rumah. Pemilihan bambu karena sering ditemukan bagian bambu, baik batang maupun ujung, menjadi limbah saat proses mendirikan bangunan.

Bambu biasanya hanya digunakan pada proses kontruksi bangunan. Tapi ketika proses pembangunan selesai, bambu ini lebih banyak dijadikan kayu bakar atau limbah tak terpakai yang nantinya menjadi sampah. 

Padahal, dengan sentuhan sedikit teknologi dan kreativitas, limbah bambu ini dapat dibuat menjadi aneka produk industri kreatif dan kerajinan yang bermanfaat serta memiliki nilai jual lumayan tinggi.

Keset antibakteri buatan tiga mahasiswa ini telah mendapat penghargaan sebagai Session Best Paper di Pattaya, Thailand, pada ajang 5th International Conference on Agriculture, Environment and Biological Sciences (ICAEBS-16).

Ajang yang digelar International Academy of Arts, Science and Technology ini diikuti akademisi, ilmuwan terkemuka dan peneliti internasional. Mereka menyampaikan gagasan di bidang sains dan pertanian, untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan. 

Rencananya para mahasiswa pembuat inovasi keset ini akan meningkatkan lebih tinggi lagi resistensi keset terhadap berbagai jenis mikroba. Diharapkan akan ada jenis bakteri lain yang juga dapat dihambat pertumbuhannya. 

Foto : Istimewa

Tags : #keset #keset bambu #keset bambu antibakteri #keset bambu gaungnya sampai luar negeri

Keset Bambu Antibakteri Gaungnya Hingga ke Luar Negeri

28 November 2018 | Jawa Barat



Indonesiaberinovasi.com, BOGOR - Keset merupakan benda yang hampir pasti kita temui di depan pintu rumah, kamar mandi, atau ruangan lainnya. Umumnya berfungsi sebagai pembersih alas kaki.

Tapi keset biasanya terbuat dari berbagai macam jenis kain. Sehingga ada anggapan fungsi pembersih pada keset sering kurang optimal. Merasa masih banyak bakteri dan kotoran tertinggal di kaki kita.

Namun, tiga mahasiswa Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) ini berhasil membuat inovasi keset untuk mengatasi hal tersebut.

Ya, membuat inovasi keset anti bakteri yang berbahan dasar bambu. Dimana pada keset tersebut mengandung Tannin, Flavonoid, Alkohol, dan Pennyquinone. Keset ini juga mampu menyerap kelembaban air dan mengatasi bau.

Sebagai keset antibakteri, mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia Colli dan Staphylococcus Aureus yang dapat membahayakan pencernaan dan jaringan lain di tubuh manusia. 

Lagipula, karena menggunakan bahan dasar bambu, membuatnya juga bisa dijadikan dekorasi rumah. Pemilihan bambu karena sering ditemukan bagian bambu, baik batang maupun ujung, menjadi limbah saat proses mendirikan bangunan.

Bambu biasanya hanya digunakan pada proses kontruksi bangunan. Tapi ketika proses pembangunan selesai, bambu ini lebih banyak dijadikan kayu bakar atau limbah tak terpakai yang nantinya menjadi sampah. 

Padahal, dengan sentuhan sedikit teknologi dan kreativitas, limbah bambu ini dapat dibuat menjadi aneka produk industri kreatif dan kerajinan yang bermanfaat serta memiliki nilai jual lumayan tinggi.

Keset antibakteri buatan tiga mahasiswa ini telah mendapat penghargaan sebagai Session Best Paper di Pattaya, Thailand, pada ajang 5th International Conference on Agriculture, Environment and Biological Sciences (ICAEBS-16).

Ajang yang digelar International Academy of Arts, Science and Technology ini diikuti akademisi, ilmuwan terkemuka dan peneliti internasional. Mereka menyampaikan gagasan di bidang sains dan pertanian, untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan. 

Rencananya para mahasiswa pembuat inovasi keset ini akan meningkatkan lebih tinggi lagi resistensi keset terhadap berbagai jenis mikroba. Diharapkan akan ada jenis bakteri lain yang juga dapat dihambat pertumbuhannya. 

Foto : Istimewa

Tags : #keset #keset bambu #keset bambu antibakteri #keset bambu gaungnya sampai luar negeri

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.