Sekolah Politeknik Segera Dibangun di Patimban, Pengamat: SDM Lokal Hendaknya Jadi Prioritas

25 October 2019 | Jawa Barat



Penulis: Humbul Kristiawan

Direktur Eksekutif Innovative Government Institute & Pemerhati Masalah Sosial, Ekonomi, dan Inovasi

 

Indonesiaberinovasi.com, KABUPATEN SUBANG – Terkait dunia Pendidikan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan politeknik maritim yang berlokasi di Pelabuhan Internasional Patimban di Subang, Jawa Barat yang hingga kini masih dalam proses pembangunan.

 

“Ide ini muncul setelah saya melakukan kunjungan resmi ke Inggris dan beberapa negara yang lain. Jika ide berjalan, makan anak-anak lokal akan mendapatkan akses Pendidikan berdasarkan kurikulum Inggris, yang dinilai terbaik saat ini,” ungkap Ridwan Kamil.

 

Ridwan berharap politeknik kelautan akan menjadi bagian dari investasi besar di sektor Pendidikan, sekaligus dapat menarik minat investor ke Indonesia.

 

Menilik luas lautan dibandingkan luas daratan di dunia mencapai kurang lebih 70 berbanding 30, menjadi tantangan tersendiri bagi negara-negara di dunia yang memiliki kepentingan laut untuk memakukan sektor maritimnya.

 

Indonesia sendiri secara geografis merupakan negara kepulauan dengan pertiga luas lautan lebih besar daripada daratan. Hal ini bisa terlihat dengan adanya garis pantai di hampir setiap pulau di Indonesia (± 81.000 km) yang menjadikan Indonesia menempati urutan kedua setelah Kanada sebagai negara yang memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Kekuatan inilah yang merupakan potensi besar untuk memajukan perekonomian Indonesia.

 

Menanggapi hal tersebut pengamat, sekaligus Executive Director Innovative Government Institute (IGI), Humbul Kristiawan mengungkapkan Konsepsi poros maritim dunia sebagai strategi maritim Indonesia sejatinya merupakan kesinambungan dari gagasan masa lalu, dan sekaligus sebagai upaya strategis untuk memaksimalkan seluruh potensi Indonesia. Adalah bermula dari “Deklarasi Juanda” pada 13 Desember 1957.

 

Setelah hampir 25 tahun diperjuangkan dalam forum internasional secara gigih, barulah pada 10 Desember 1982 UNCLOS (Nation Convention on the Law of the Sea) mengakui dan bahkan mengadopsi konsepsi itu sebagai The Archipelagic Nation Concept.

 

“Terkait ide mendirikan politeknik maritim di Indonesia merupakan salah satu cara untuk terus memajukan maritim di Indonesia. Dengan catatan, ide harus di implementasikan dengan sebaik-baiknya,” ucap Humbul.

 

Humbul menambahkan, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi untuk menjadi Poros Maritim Dunia. Poros Maritim Dunia bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar, kuat, dan makmur melalui pengembalian identitas Indonesia sebagai bangsa maritim, pengamanan kepentingan dan keamanan maritim, memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan ekonomi Indonesia.

 

“Untuk menuju negara Poros Maritim Dunia akan meliputi pembangunan proses maritim dari aspek infrastruktur, politik, sosial-budaya, hukum, keamanan,dan ekonomi. Penegakkan kedaulatan wilayah laut NKRI, revitalisasi sektor-sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversity, serta peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan, merupakan program-program utama dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” jelasnya.

 

Lebih jauh, Humbul menjelaskan bahwa yang terpenting adalah program ini sejalan dengan visi pemerintahan periode Presiden Jokowi tentang SDm unggul.

 

Harapannya  semoga ada affirmative actions dari pemprov Jabar dan pemda Subang utk membuka kesempatan kepada talenta-talenta SDM di sekitar wilayah Patimban sehingga mereka bisa sebanyak mungkin mengisi posisi2 skilled labor di kawasan Patimban.

 

“Program ini sesuai dengan visi misi pemerintah Presiden Jokowi. Dan, alangkah lebih baik lagi jika nantinya sekolah maritim ini dapat menghasilkan SDM lokal yang berkualitas. Sehingga penduduk lokal yang telah lulus dari sekolah ini dapat bekerja di posisi yang penting di wilayah maritim Patimban,” pungkas Humbul.

 

Tags : belum ada tag

ARTIKEL TERKAIT





KOMENTAR

Rating

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.