Unsyiah Duduki Peringkat Ke-4 Kontes Mobil Hemat Energi

01 November 2015 | Aceh



BANDA ACEH – Mobil hemat energi “Malem Diwa” karya para mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) berhasil menjadi yang terbaik keempat dalam ajang Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) Tahun 2015, di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, pada 21-25 Oktober 2015.

Ajang yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya Malang ini merupakan ajang resmi periodik yang didukung langsung oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Mobil listrik Unsyiah yang diberi nama Malem Diwa ini berkompetisi di kelas Prototype Listrik. Malem Diwa berhasil menjadi salah satu yang terbaik setelah lulus 10 tahapan dari scrutineering (uji kelayakan) yang dilakukan pihak panitia KMHE 2015. Setelah itu, Malem Diwa juga harus melewati uji static dan dinamik untuk bisa melakukan balapan.

Sebanyak 133 peserta yang berasal dari 58 kampus di seluruh Indonesia mendaftarkan diri pada kompetisi ini. Setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang cukup ketat, maka terpilihlah 62 tim peserta dari 30 universitas ternama di Indonesia, termasuk Malem Diwa, yang diundang untuk berkompetisi langsung di Malang.

Dalam kontes ini setiap peserta diwajibkan menempuh jarak 12,1 km dengan waktu maksimal 30 menit. Tim Malem Diwa berkompetisi cukup ketat dengan tim universitas ternama lainnya.

Sempat tertinggal di peringkat ke 9, setelah tim melakukan modifikasi dan mengubah strategi berlomba yang lebih efesien dan didukung komunikasi efektif antara driver (Mardhatillah), tim mekanik (M. Tadjuddin) dan manager tim (Iskandar), akhirnya Malem Diwa berhasil menduduki peringkat keempat.

Posisi tersebut diraih, setelah melewati Namazu Team (UMY), Nogogeni Team 2 (ITS), Pandawa (UNS), Tim U.A.R.T. 2 (ITN Malang), Asatama (USU) dan Antawirya Proto EV (Undip).

Peringkat pertama hingga ketiga, masing-masing diraih oleh tim Bumi Siliwangi (UPI), tim APATTE-62 Brawijaya 2 (Unibraw) dan tim Bondowoso Proto (UNY). Data hasil konsumsi energi Tim Malem Diwa dari kontes tersebut adalah 175.397 km/kwh dalam waktu 29 menit untuk 10 putaran.

Malem Diwa mengonsumsi energi langsung dari batere lithium-ion, didukung oleh Motor 300 watt, 48 volt dan body yang ringan berbahan baku serat karbon yang difabrikasi oleh Akram, serta bercasis aluminium yang menghasilkan mobil ringan berbobot 63 kg yang assembly-nya dibimbing langsung oleh Teuku Firsa.

Sementara kestabilan mobil dan gesekan ban dibimbing oleh Zahrul Fuadi. Gesekan ban adalah salah satu faktor yang menjadikan konsumsi energi yang dibutuhkan oleh mobil listrik Malem Diwa lebih efesien.

Hasil akhir ini sangat mengembirakan semua anggota Tim Malem Diwa yang selama tiga bulan bekerja siang dan malam di Laboratorium Desain dan Manufaktur Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unsyiah.

Ketua Tim Malem Diwa Iskandar mengungkapkan terima kasihnya atas dukungan semua pihak atas capaian ini, khususnya Rektor Profesor Samsul Rizal, Dekan Fakultas Teknik Unsyiah Mirza Irwansyah, dan pihak Lembaga Penelitian Profesor Hasanuddin, Jurusan Teknik Mesin Unsyiah Sulaiman Thalib, serta pihak sponsor Bank BNI, Bank Mandiri.

Sumber: InfoPublik.id

Tags : belum ada tag

TERPOPULER

Kabar terpopuler seputar inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah dari berbagai macam sektor.